Rahmah

Ketua Komisi Al-Qur'an ADDAI: Kesalehan Lingkungan Merupakan Efek Berpuasa

Kesalehan lingkungan dan puasa


Ketua Komisi Al-Qur'an ADDAI: Kesalehan Lingkungan Merupakan Efek Berpuasa
Ustaz Bambang Irawan dalam program kultum Ramadan

AKURAT.CO, Banyak efek positif yang didapat orang yang berpuasa, dari mulai efek spiritual hingga efek kesalehan sosial. Selain keduanya, ada efek yang lebih luar biasa bagi orang yang melaksanakan puasa, yaitu efek kesalehan lingkungan. 

Demikian dipaparkan oleh Dr. Bambang Irawan, MA, Ketua Komisi Al-Qur'an ADDAI, dalam program Kultum Ramadan Akurat.co, Minggu (02/05/2021) yang disiarkan melalu Channel YouTube Akurat.co.

Menurutnya, saat ini kita banyak mengalami musibah, seperti banjir, longsor, gempa bumi, hingga pandemi yang hingga sekarang masih menempa. Semua itu menurutnya, tidak lain kecuali karena ulah manusia yang serakah.

"Banyaknya fenomena musibah dan bencana alam menjadi butki bahwa masih banyak yang tidak peduli dengan lingkungan. Tidak bisa menjaga lingkungan. Padahal, alam raya ini adalah ayat-ayat Allah yang harusnya juga dijaga sebagaimana kita menjaga Al-Qur'an." tuturnya.

Dosen Ilmu Tasawuf UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menyebut, puasa adalah momentum untuk menumbuhkan kesalehan lingkungan. "Ramadan mestinya membuat kita menahan dari sikap tamak. Tamak dari memperlakukan alam ini secara serakah. Sehingga alam raya pun akan melindungi kita dari bencana." sambungnya.

Beliau prihatin dengan kondisi alam raya yang masih banyak diperlakukan secara rakus oleh sementara manusia. Tambang, misalnya, digali bukan sekadar untuk keperluan tapi untuk kerakusan. Hutan juga ditebangi sehingga panas dan banjir di mana-mana. Hutan di Indonesia saja, lanjutnya, sehari ditebangi samoai 4 kali lapangan sepakbola. 

Cara yang paling mudah agar kita bisa memiliki kesalehan lingkungan adalah menyadari kembali bahwa alam raya ini adalah tempat yang suci. "Alam raya ini ayat-ayat Tuhan. Maka jadikan alam semesta ini seperti masjid yang besar. Atau seperti ayat suci Al-Quran, sehingga kita harus menjaganya, membersihkannya." katanya lagi.

Da'i internasional ini juga menegaskan bahwa kesalahan dalam memperlakukan lingkungan berefek pada hilangnya banyak nyawa. Sehingga pun, banyak orang yang tidak bisa menjalankan tuntunan agama, disebabkan karena tidak bisa menjaga lingkungannya.

Pada akhir program beliau menyebut bahwa banyak nama-nama alam raya yang digunakan sebagai nama surah Al-Qur'an. Yang seharusnya itu bisa menjadikan kita lebih respect pada alam raya. 

"Kesalahan lingkungan dapat didasari dari kesadaran bahwa banyak nama-nama surah yang menggunakan alam raya, seperti At-atin, Al-Ankabut, dan An-Naml. Demikian itu agar kita bisa kagum dan ada rasa syukur sehingga mau menjaganya dengan baik." Tutup beliau.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu