News

Ketua DPRD DKI: Pembangunan JIS Juga Harus Apresiasi Gubernur-gubernur Sebelum Anies

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak main klaim Stadion JIS sebagai karyanya.

Ketua DPRD DKI: Pembangunan JIS Juga Harus Apresiasi Gubernur-gubernur Sebelum Anies
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak asal klaim Stadion Jakarta International Stadium (JIS) sebagai karyanya. Sebab, kata dia, ada jasa-jasa gubernur sebelumnya pada stadion bertaraf internasional itu.

Menurutnya, Gubernur DKI sebelumnya juga harus diapresiasi atas dibangunnya stadion tersebut.

"Kalau bicara stadion JIS, mungkin enggak boleh klaim ya. Ini juga kan harusnya mengapresiasi gubernur-gubernur sebelumnya seperti Pak Sutiyoso, Pak Foke (Fauzi Bowo), Pak Jokowi, Pak Ahok, Pak Djarot karena sekarang siapapun gubernurnya pasti eksekusi (bangun) itu JIS," katanya saat tampil di podcast YouTube Total Politik yang diunggah Senin (21/2/2022) malam.

baca juga:

Menurut dia, siapapun Gubernur DKI saat ini pasti akan mengeksekusi pembangunan stadion tersebut. Sebab, perencanaan pembangunan stadion sudah dilakukan sejak lama. Bahkan sejak Gubernur Sutiyoso memimpin Jakarta.

"Siapapun gubernur saat ini, itu (JIS) pasti akan dibangun. Memang itu rencana sudah lama. Zaman Pak Sutiyoso tidak tereksekusi tapi sudah groundbreaking. Zaman Foke begitu juga," ujarnya.

Dia menjelaskan, stadion itu memang harus ada. Sebab, Jakarta memang tak memiliki stadion. Termasuk untuk stadion klub sepak bola dalam kota, Persija.

Karena itu, stadion tersebut memang harus dibangun untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur sepak bola.

"Kenapa harus ada JIS? Karena tidak ada stadion di Jakarta. Di Menteng sudah enggak ada, di Lebak Bulus dipakai jadi MRT," katanya. 

Dia menambahkan, setelah melalui proses panjang, stadion itu akhirnya dieksekusi oleh Anies Baswedan. Tetapi, lagi-lagi Pras menyebut itu bukan semata mahakarya Anies untuk Jakarta. 

"Tapi akhirnya dieksekusi dan terjadi gedung ini sekarang. Mudah-mudahan ini jadi. Tapi janjinya mendatangkan Barcelona Junior enggak jadi juga. Ini janji lagi. Misalnya ada yang bilang Pak Anies bersih, ya bersih enggak ada yang dikerjain," katanya. []