News

Ketua DPRD DKI Minta Anies Baswedan Perhatikan Ratusan Korban Gusuran JIS

Ada 642 Kepala Keluarga (KK) korban proyek JIS yang harus diakomodasi tempat tinggalnya.


Ketua DPRD DKI Minta Anies Baswedan Perhatikan Ratusan Korban Gusuran JIS
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Pemprov DKI Jakarta di bawah komando Gubernur Anies Baswedan memerhatikan korban penggusuran untuk pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).

Pras -sapaan akrab Prasetyo- mengatakan, pembangunan rumah susun bagi warga Kampung Bayam di area sekitar JIS belum menyelesaikan masalah. Sebab, ada 642 Kepala Keluarga (KK) yang harus diakomodasi tempat tinggalnya. Sementara rumah susun yang akan disediakan diproyeksikan untuk 135 pekerja.

"Itu yang saya minta kepada Pemerintah Provinsi DKI warga Jakarta agar benar-benar memperhatikan warga yang menjadi korban pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS)," katanya dalam keterangannya, Selasa (17/5/2022). 

baca juga:

Dia mengatakan, telah menjadi kewajiban pemerintah untuk mengayomi seluruh masyarakat Jakarta, tanpa kecuali. Kewajiban mewujudkan keadilan itu harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat di Ibukota. Termasuk ratusan warga yang belum diakomodasi di rumah susun JIS itu. 

Pras mengatakan, ratusan warga itu hingga kini masih menempati gubuk-gubuk yang memprihatinkan. Sementara gegap gempita keberadaan JIS menutup suara mereka untuk mendapatkan keadilan hunian. 

"Tidak elok rasanya bila masih ada warga yang menempati bedeng-bedeng di tengah gegap gempita keberadaan JIS," katanya. 

Dia mengatakan, masalah hunian memang telah menjadi masalah klasik yang belum terpecahkan di Jakarta. Masih sangat banyak warga yang belum memiliki tempat tinggal yang layak karena harga rumah yang sangat mahal. 

"Janji Anies menyediakan hunian DP 0 pun tidak kunjung ditepati karena nyatanya program itu hanya untuk kelas menengah ke atas yang gajinya belasan juta," katanya. 

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta baru-baru ini melakukan groundbreaking pembangunan rumah susun untuk masyarakat terdampak pembangunan JIS. Tokoh masyarakat Kampung Bayam bahkan mengapresiasi pembangunan itu.[]