News

Ketua DPR RI: Kebijakan Larangan Mudik Lebaran 2021 Harus Konsisten!

Puan Maharani meminta pemerintah konsisten dan adil terhadap kebijakan yang diambil terkait dengan larangan mudik lebaran 2021.


Ketua DPR RI: Kebijakan Larangan Mudik Lebaran 2021 Harus Konsisten!
Penumpang bersiap menaiki bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) di Terminal Kalideres, Jakarta, Rabu (29/7/2020). Menjelang Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah/Tahun 2020, terjadi peningkatan jumlah penumpang di terminal tersebut untuk mudik ke kampung halamannya. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah konsisten dan adil terhadap kebijakan yang diambil terkait dengan larangan mudik lebaran 2021. 

Politikus PDI Perjuangan itu mengakui, dalam mengatasi penyebaran Covid-19 sekaligus menjaga geliat perekonomian memang tidak mudah. 

"Konsistensi penerapan kebijakan di lapangan suatu keharusan untuk mencapai hasil seperti yang diharapkan. Larangan aktivitas mudik harus adil dan konsisten," kata Puan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (8/4/2021). 

Namun Puan mengungkapkan, masyarakat pun masih bertanya-tanya mengapa mudik dilarang, tetapi tempat wisata diizinkan buka meski tetap ada pembatasan. 

Oleh karena itu, Puan meminta pemerintah memanfaatkan waktu untuk mematangkan kebijakan terkait dengan mudik, ibadah pada bulan puasa, dan tempat wisata agar pencegahan penyebaran Covid-19 dan menjaga perekonomian dapat berjalan adil serta efektif. 

"Tidak boleh ada lagi kebijakan yang membingungkan masyarakat. Siapkan mekanismenya dan sumber daya manusianya supaya penerapan dan pengawasan di lapangan konsisten," ujarnya. 

"Jangan sampai masyarakat yang sudah berkorban tidak mudik, sudah mengikuti aturan, justru kecewa karena orang lain melanggar tetapi tidak ditindak karena belum ada payung hukumnya," sambungnya. 

Puan menambahkan, hal lain yang perlu dilakukan adalah sosialisasi yang masif dan efektif supaya masyarakat mau bersama-sama berkorban menunda mudik demi mencegah penyebaran Covid-19. 

"Mari kita wawas diri, bersabar menahan kerinduan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman demi kebaikan kita bersama," tandasnya.[]