Ekonomi

Ketua DPR: Di Tengah Tantangan Ekonomi, Ada Peluang yang Bisa Dimanfaatkan

Ketua DPR: Di Tengah Tantangan Ekonomi, Ada Peluang yang Bisa Dimanfaatkan
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato dalam rapat paripurna Penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020-2021 di Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (11/12/2020). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi akibat pandemi Covid-19, selalu ada peluang untuk dimanfaatkan menjadi solusi.

"Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang kita hadapi, saya yakin ada jendela peluang yang bisa kita manfaatkan untuk melahirkan sebuah solusi," kata Puan saat menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Nasional XVII BPP Hipmi secara virtual di Jakarta, Jumat (5/3/2021).

Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak tetap optimis, bekerja keras, dan hati-hati dalam melangkah.

baca juga:

"Tepatnya, solusi dalam bentuk transformasi strategis ekonomi Indonesia. Kita menginginkan transformasi yang akan mempercepat terwujudnya ekonomi Indonesia yang berdikari," ujarnya dilansir dari Antara.

Puan juga mengajak Hipmi turut bergotong royong menjadikan tahun 2021 sebagai tahun pemulihan Indonesia.

Termasuk, dalam hal pemulihan ekonomi Indonesia. Hipmi dinilainya perlu menjadi bagian dari solusi kemajuan ekonomi Indonesia.

Pada kesempatan itu, Puan menyampaikan materi bertema "UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagai Landasan Kebangkitan Ekonomi Indonesia Pascapandemi Covid-19".

Dia meyakini implementasi UU itu bisa mempercepat usaha membangkitkan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19.

"Tahun 2020 adalah tahun yang dapat membalik semua prediksi. Akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020, perekonomian global melambat, harga komoditas menurun, volume perdagangan dunia menurun, sejumlah negara melakukan pelonggaran kebijakan moneter," ungkap Puan.

Sumber: Antara

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu