News

Ketua DPD RI: Waspadai Potensi Aliran Lahar Gunung Merapi

LaNyalla menegaskan bahwa Indonesia telah berpengalaman sebelumnya dalam menghadapi bencana.


Ketua DPD RI: Waspadai Potensi Aliran Lahar Gunung Merapi
Guguran lava pijar Gunung Merapi yang terpantau pada periode pengamatan, Minggu (17/1/2021) (Dok. BPPTKG)

AKURAT.CO, Badan Penanggulangan Bencana Daerah diminta untuk mengimbau seluruh pemangku kepentingan mewaspadai potensi aliran lahar Gunung Merapi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca tidak menentu saat ini.

"Meskipun aliran lahar sampai saat ini belum mengancam pemukiman penduduk, namun BPBD harus tetap memperhitungkan beberapa kemungkinan yang bisa saja terjadi. Artinya, semuanya harus diantisipasi sedemikian rupa," kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (20/3/2021).

Saat ini berdasar hasil pemantauan CCTV dan petugas di lapangan memperlihatkan aliran material lahar pasca hujan deras beberapa hari sebelumnya masih di dalam area Boyong Over Dam (BOD) VI, tepatnya di bawah Dusun Turgo, Purwobinangun, Pakem, Yogyakarta.

Lahar yang tertampung di BOD VI dinilai masih aman, karena sepanjang kanan kirinya terdapat tebing yang bisa menahan luapan.

Jika banjir lahar telah masuk ke pemukiman, daerah yang kemungkinan paling awal kena dampak adalah Dusun Kemiri, Purwobinangun. Selanjutnya, lahar akan mengalir ke BOD V di mana di zona itu potensi banjir lahar akan semakin beresiko karena tebingnya rendah.

Mempertimbangkan hal itu, LaNyalla mengatakan bahwa antisipasi tetap harus dilakukan mengingat kondisi iklim dan cuaca tidak bisa diprediksi saat ini yang dapat mengancam keselamatan penduduk.

"Antisipasi harus tetap disiapkan. Jika terjadi hal membahayakan, warga sudah siap. Setiap perkembangan harus diinformasikan kepada masyarakat agar mereka selalu siap dengan segala kemungkinan," ujar mantan Ketua Umum PSSI itu.

Dia menegaskan bahwa Indonesia telah berpengalaman sebelumnya dalam menghadapi bencana, karena itu persiapan matang harus dilakukan terutama untuk kesiapan masyarakat.

Dengan antisipasi tersebut maka dia mengharapkan tidak akan terjadi ketidaksiapan ketika menghadapi bencana dan memastikan keselamatan warga. []

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu