News

Ketua DKM Bait Al Barokah Depok Sebut Ada 3 Pilar Makmurkan Masjid 

Momentum halal bi halal ini dimaksudkan untuk menyegarkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang bisa diejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari


Ketua DKM Bait Al Barokah Depok Sebut Ada 3 Pilar Makmurkan Masjid 
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Bait Al Barokah, Dr. Azis Muslim (DOKUMEN)

AKURAT.CO Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Bait Al Barokah, Dr. Azis Muslim mengajak jamaah dan warga di lingkungan Bella Casa Residence, Depok, Jawa Barat berlomba-lomba memakmurkan masjid. 

Azis Muslim mengemukakan hal itu dalam acara halal bi halal bersama Pengurus DKM dan Pengurus RW 08 Kel. Tirtajaya, di mushola Bait Al Barokah, cluster Dahlia, Bella Casa Residence, Depok, Selasa (17/05) malam. 

Azis Muslim mengatakan acara halal bi halal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas silaturrahim antar warga yang memiliki latar agama dan keyakinan berbeda. Ia menambahkan, beragamnya agama, suku di lingkungan warga Bella Casa akan menjadi kekuatan untuk mengkualitaskan tali persaudaraan antar warga. 

baca juga:

"Momen halal bi halal ini diharapkan sebagai medium menyolidkan tali silaturrahim di lingkungan warga," ujarnya. 

Selain itu, kata dia, wabah pandemi covid-19 yang hampir 3 tahun berlangsung juga memberikan multi efek. Karena itu, momentum halal bi halal ini dimaksudkan untuk menyegarkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang bisa diejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari. 

"Ini momentum yang istimewa, karena di masa pandemi kita membatasi diri kita, tetapi kita jangan abai dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan. Dan semoga tidak melahirkan kluster covid baru," imbuhnya. 

Azis Muslim juga mengajak jamaah dan warga untuk berlomba-lomba memakmurkan masjid. Masjid tak hanya sebagai tempat ibadah (shalat), lebih dari itu masjid menjadi sentral aktivitas jamaah demi kemaslahatan. 

Azis mengatakan, agar bisa mewujudkan kemakmuran mushola, pihaknya mengajak semua pihak terlibat. Jadi, tak hanya pengurus DKM, namun juga jamaah, dan pengurus RT/RW. 

“Sayang, kita sudah memiliki mushola yang kokoh kalau tidak kita maksimalkan. Tugas kita memakmurkan mushola dengan berbagai kegiatan,” ujarnya. 

Menurut Azis Muslim, setidaknya ada 3 pilar untuk memakmurkan masjid. Pertama, penguatan edukasi, yakni melalui madrasah dan TPQ. 

“Program tersebut nantinya akan melibatkan ibu-ibu, dan anak-anak,” imbuhnya. 

Terkait pendidikan anak selama pandemi, menurut dia anak-anak akan mengikuti pelajaran secara virtual atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). 

Di lain sisi, anak-anak juga mengalami fase kejenuhan. Untuk itu, sebagai siasat, DKM sudah menyiapkan program pandidikan parenting. 

“Program parenting ini nantinya untuk memberikan khazanah lain bagi anak-anak di luar pendidikan formal,” tuturnya. 

Pilar kedua, ekonomi jamaah. Langkah ini, menurut Azis, diharapkan akan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi jamaah. 

“Kita saling menjual dan membeli barang konsumsi dari jamaah untuk jamaah,” bebernya. 

Ketiga, sinergi lintas stakeholders. Kata Azis, nilai kegotongroyongan multi stakeholders mesti dibangkitkan kembali untuk tujuan kebaikan ummat. 

Kendati wabah pandemi Covid-19 mulai surut, namun Azis, menghimbau agar warga maupun jamaah tetap memperhatikan protokol kesehatan bagi jamaah mushola. 

Azis Muslim berharap kolaborasi untuk mewujudkan 3 pilar tersebut nantinya akan terbangun tanggung jawab bersama antara DKM, jamaah, pengurus RT RW, para orang tua, dan anak. 

“Tugas utama kita memakmurkan mushola. Kami juga berharap dukungan dan partisipasi semua. Tidak hanya pengurus, tapi juga jamaah,” pungkasnya.[]