Rahmah

Ketua BWI Sumbar: Mayoritas Ulama Perbolehkan Wakaf Uang

Ketua Badan Wakaf Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Japeri Jarab, mengatakan bahwa menyalurkan wakaf dalam bentuk uang diperbolehkan oleh mayoritas ulama


Ketua BWI Sumbar: Mayoritas Ulama Perbolehkan Wakaf Uang
Ketua Badan Wakaf Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Japeri Jarab dalam Webinar dan Kampanye Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf 2022 di Sumatera Barat untuk Indonesia di Aula Masjid Raya Sumatera Barat, Selasa (28/6/2022). (Tangkapan layar)

AKURAT.CO Ketua Badan Wakaf Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Japeri Jarab, mengatakan bahwa menyalurkan wakaf dalam bentuk uang diperbolehkan oleh mayoritas ulama.

Hal ini disampaikan dalam Webinar dan Kampanye Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf 2022 di Sumatera Barat untuk Indonesia di Aula Masjid Raya Sumatera Barat, Selasa (28/6/2022).

Lebih detail, pria yang juga sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Padang masa khidmat 2020-2025 itu menjelaskan, sebagian ulama pengikut mazhab Syafi’iyah, sebagian pengikut Hanafiyah, dan Imam Az-Zuhri (wafat 124 H) memperbolehkan wakaf dalam bentuk uang.

baca juga:

“Caranya dengan menjadikan uang tersebut sebagai modal usaha, kemudian keuntungannya disalurkan kepada mauquf alailh (penerima manfaat wakaf,” jelas Japeri.

Sementara, lanjut Japeri, Imam Abu Hanifah merinci hukum wakaf dalam bentuk uang, yaitu boleh jika disalurkan untuk masjid tapi tidak boleh untuk bangunan selain masjid seperti perbaikan jalan, irigasi, dan membeli kain kafan untuk orang Islam yang tidak mampu.

Jenis-jenis wakaf

Dalam kesempatan itu, Japeri juga memaparkan tiga jenis wakaf, yaitu wakaf khairi (kebaikan), wakaf ahli (wakaf alal aulad), dan wakaf musytarak (bersama).

Wakaf khairi merupakan wakaf yang digunakan untuk kebaikan yang bersifat terus menerus dan tahan lama.

“Pihak yang memberi barang wakaf (wakif) mensyaratkan bahwa wakaf harus digunakan untuk menyebar wakaf jangka panjang. Contohnya masjid, sekolah, rumah sakit, hutan, sumur, dan bentuk lainnya dengan tujuan kesejahteraan umat,” jelas Japeri.