Rahmah

Ketua ADDAI Ustaz Syarif Sebut Berdakwah Tidak Boleh Ada Nilai Kontraproduktif

Begini panduan dakwah agar tidak kontraproduktif


Ketua ADDAI Ustaz Syarif Sebut Berdakwah Tidak Boleh Ada Nilai Kontraproduktif
Ustaz Syarif Hidayatullah dalam Kultum Ramadhan Akurat.co (Akurat.co/Lufaefi)

AKURAT.CO, Fenomena dakwah di media sosial akhir-akhir ini banyak digandrungi oleh masyarakat muslim Indonesia. Mengingat hal itu lebih mudah dilakukan. Lebih-lebih di masa pandemi yang mengharuskan untuk menjauhi kerumunan agar tidak tertular virus Corona.

Tetapi di balik itu masih ada dakwah yang kontraproduktif. Dimana dakwah bukannya mengajak, akan tetapi justru membuat kerusakan di tengah umat. Bukan menuntun umat, tetapi malah menghakimi objek dakwah.

Ketua Umum Asosiasi Da'i Da'iyah Indonesia (ADDAI) Dr. Moch. Syarif Hidayatullah, Lc., M.A, menyebut, hendaknya dakwah selalu mengajak kepada kebaikan. Bukan kontraproduktif, yang justru bisa menimbulkan kerusakan di tengah masyarakat.

"Fungsi utama dakwah adalah mengajak kepada kebaikan, ma'ruf dalam istilah Al-Qur'an. Begitu juga untuk mencegah hal-hal yang mungkar." Tegas Ustaz yang juga merupakan Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Menurut beliau, ma'ruf atau kebaikan yang dimaksud harus sejalan dengan kondisi sosial masyarakat. Oleh itu istilah ma'ruf sendiri seakar dengan kata 'urf, yang artinya tradisi. Begitu juga dengan kemungkaran, harus sejalan dengan apa-apa yang memang diingkari di tengah masyarakat.

Da'i yang juga memiliki aktivitas dakwah di berbagai negara ini menyebut, jika amal ma'ruf nahi mungkar bertentangan dengan kondisi sosial masyarakat, para da'i harus instrospeksi diri. "Jangan sampai melakukan amal ma'ruf nahi mungkar, tetapi bertentangan dengan nilai-nilai sosial masyarakat. Perlu ditinjau kembali dakwahnya jika terjadi demikian." Sambung Ustaz Syarif.

Antara norma-norma agama, katanya lagi, harus sejalan dengan norma-norma sosial. Oleh sebab demikian sebuah maqolah mengatakan, 'apa-apa yang baik di mata Muslim maka baik di sisi Allah. Sebaliknya, apa-apa yang buruk di mata orang Islam, maka buruk juga di sisi Allah'.

Wakil Dekan Fakultas Dirosat Islamiyah UIN Sarif Hidayatullah Jakarta itu juga memberi panduan berdakwah agar tidak kontraproduktif, yaitu dengan merujuk pada panduan Al-Qur'an QS. An-Nahl Ayat 125.

"Agar dakwah kita semua, termasuk di bulan Ramadan ini tidak kontraproduktif, perlu merenungi panduan dakwah dalam Al-Qur'an, pertama, dakwah harus dengan cara yang bijaksana (hikmah), tidak dengan kekerasan baik verbal maupun fisik. Kedua, mengajak dengan cara-cara yang baik, tidak menasehati secara spesifik di muka umum. Dan ketiga, jika terpaksa harus berdebat lakukan dengan cara paling terbaik (billati hiya ahsan)." Ujarnya lagi.

Ustaz Syarif menyampaikan demikian dalam program kultum Ramadan Akurat.co yang disiarkan pada Jum'at (16/04/2021) di Channel YouTube Akurat.co. Program kultum Ramadan ini disiarkan langsung setiap hari selama bulan Ramadan pada pukul 17.00 WIB.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu