Rahmah

Ketika Ummu Abdullah RA Terkejut Mendengar Perkataan Umar bin Khattab

Ketika Ummu Abdullah bersiap hijrah ke Habasyah bersama dengan rombongan Muslim lainnya. Tiba-tiba Umar (yang saat itu masih musyrik) berdiri di hadapannya


Ketika Ummu Abdullah RA Terkejut Mendengar Perkataan Umar bin Khattab
Ilustrasi Perempuan (Rakyatku)

AKURAT.CO  Ummu Abdullah RA memiliki nama Laila binti Abu Hatsmah. Ketika  ia sedang bersiap-siap untuk hijrah ke Habasyah bersama dengan rombongan sahabat yang dipimpin Ja'far bin Abu Thalib.Tiba-tiba Umar bin Khattab (yang saat itu masih musyrik) berdiri di hadapannya. 

Hal tersebut tentu saja membuat Ummu Abdullah menjadi terkejut. Karena selama ini, Umar sering menganiaya dan menyiksa kaum muslimin. Begitu kerasnya sikap Umar dalam menentang agama Islam.

Pada saat itu suaminya, Amir bin Rabiah tengah mempersiapkan perbekalan untuk perjalanan hijrah tersebut. Kemudian Umar berkata, "Wahai Ummu Abdullah, engkau jadi meninggalkan tanah airmu?"

"Ya," kata Ummu Abdullah dengan tegas, kemudian ia melanjutkan "Demi Allah, kami akan keluar menuju suatu negeri di bumi Allah, karena kalian telah berlaku kejam kepada kami, sehingga Allah memberikan kami jalan keluar dari kesusahan ini."

Ternyata Ummu Abdullah telah bersiap-siap untuk memperoleh siksaan dan gangguan dengan jawabannya yang dilontarkannya itu. Akan tetapi Umar tidak bertindak apa-apa sebagaimana biasanya. Bahkan ketika itu, tampak kelembutan dan kesedihan terlihat di raut wajah Umar. Kemudian keluar perkataan singkat dari mulutnya sebelum ia berlalu pergi, "Semoga Allah bersama kamu!!"

Begitu mendengar perkataan Umar tersebut, membuat Ummu Abdullah sempat terkesima. Pada saat suaminya datang, Ummu Abdullah berkata, "Hai Abu Abdullah, andai engkau melihat raut wajah Umar tadi, tampak adanya kelembutan dan kesedihan karena kepergian kita ini."

"Sepertinya engkau menginginkan dia memeluk Islam?" kata Amir bin Rabiah.

Ummu Abdullah lalu mengiyakan pertanyaan sang suami tersebut.

Lantas Amir bin Rabiah berkata, "Orang seperti Umar itu, tidak akan memeluk Islam hingga keledai Umar memeluk Islam." Ungkapan tersebut adalah semacam keputus-asaan. Karena telah melihat kerasnya Umar memusuhi Islam, tidak mungkin ia akan memeluk Islam. 

Akan tetapi, hidayah Allah SWT memang tidak bisa diramalkan akan jatuh kepada siapa dan kapan saja. Dari kerasnya permusuhan itulah yang kemudian membuka pintu hati seorang Umar bin Khattab untuk memeluk agama Islam. Subhanallah. []