News

Ketemu Gus Mus, Ganjar: Saya Yakin Kesalehan Itu Akan Menular

Ganjar mengaku kagum dengan sosok Gus Mus.


Ketemu Gus Mus, Ganjar: Saya Yakin Kesalehan Itu Akan Menular
Ahmad Mustofa Bisri bersama Ganjar Pranowo (Instagram/ganjar_pranowo)

AKURAT.CO, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bersilaturahmi ke kediaman ulama karismatik Rembang KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus). Ganjar mengaku kagum dengan sosok Gus Mus.

"Saya yakin kesalehan itu akan menular, akan memengaruhi hati dan pikiran. Semoga kita selalu diberi kekuatan untuk terus berkumpul dengan orang-orang saleh. Sangat bersyukur rasanya, setelah sowan di kediaman Gus Baha' saya bisa melanjutkan sowan pada @gusmusgusmu," kata Ganjar lewat akun Twitternya @ganjarpranowo dikutip Akurat.co pada Sabtu (5/2/2022).

Ganjar juga mengaku lega bisa berjumpa dengan Gus Mus setelah sebelumnya bersilaturahmi ke Gus Baha. Dia pun mendoakan Gus Mus selalu sehat.

baca juga:

"Adem banget rasanya. Hati tenteram, pikiran tenang. Sebisa-bisanya, mari tetep gondelan sarunge kiai. Sehat-sehat terus nggih Gus. Semoga selalu diberi kekuatan untuk menemani dan membimbing kami," terang Ganjar.

Dalam tweet tersebut, Ganjar juga mengunggah video pertemuannya dengan Gus Mus. Dalam pertemuan tersebut, keduanya berkelakar soal aksi Ganjar yang viral menendang tembok sekolah.

Mulanya Ganjar menanyakan pembangunan Pondok Pesantren Raudlatul Thalibin, Leteh, Rembang. "Pembangunannya sudah hampir selesai. Setiap ditanya pasti jawabannya hampir selesai terus kan," tutur Gus Mus dalam bahasa Jawa Krama di cuplikan video tersebut.

"Wah memang harus gubernur yang ngecek bangunannya itu," cetus Ganjar.

Gus Mus kemudian menyinggung aksi Ganjar yang viral menendang tembok SMAN Tawangmangu. "Wah nanti malah ditendang," canda Gus Mus yang disambut tawa.

"Pak Gub hati-hati lho kalau ada bangunan ditinjau nanti malah ditendang. Bupatinya ditendang," kata Gus Mus yang kembali disambut gelak tawa.

Di akhir video tersebut, terlihat Ganjar berinteraksi dengan para santri di Ponpes Leteh yang dipimpin Gus Mus. Dia juga memberikan hadiah untuk santri yang menjawab pertanyaannya.[]