Ekonomi

Ketahanan Pangan Kunci Antisipasi Resesi Global 2023

Ketahanan Pangan Kunci Antisipasi Resesi Global 2023
Ketua DPR Puan Maharani berpidato dalam acara 8th G20 Parliamentary Speakers' Summit (P20) di Gedung Kura-kura, Ruang Nusantara, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2022). Penyelenggaraan The 8th G20 Parliamentary Speakers Summit (P20) pada 5-7 Oktober 2022 ini mengusung tema besar 'Stronger Parliament for Sustainable Recovery'. P20 yang merupakan forum parlemen negara-negara G20 diselenggarakan dalam satu rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. (AKURAT.CO/Sopian )

AKURAT.CO, Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan dalam agenda sesi ketiga The 8th Parliamentary Speakers’ Summit (P20) ‘Effective Parliament Vibrant Democracy’ DPR memberikan masukan dan komitmen berkaitan dengan peran serta parlemen dalam menjaga ketahanan pangan dan kesetaraan gender.

Serta upaya dalam menjaga mata rantai pasokan pangan dan energi yang wajib dilakukan oleh tiap negara dunia dalam mengantisipasi resesi global yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2023 mendatang.

“Hari ini sudah ada tiga sesi yang saya pimpin sendiri untuk mendengarkan serta membahas masukan terkait beberapa poin wujud peran serta dari Parlemen dalam menjaga ketahanan pangan dan kesetaraan gender perempuan. Kita berdiskusi memberikan masukan dan komitmen agar hal-hal itu bisa dilakukan bersama dalam situasi menuju tahun 2023,” ujar Puan saat konferensi pers usai memimpin agenda sesi ketiga P20 ‘Effective Parliament Vibrant Democracy’ di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2022).

baca juga:

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menyatakan, Indonesia sudah melakukan hal-hal yang semestinya dilakukan dalam menjaga kestabilan situasi menuju tahun 2023 yang diprediksi akan terjadi resesi global tersebut. Diantaranya, tutur Puan, yaitu memberikan kompensasi sosial kepada masyarakat aga bisa bertahan hidup dalam situasi yang terbilang belum tentu mudah dalam menyongsong tahun 2023 kedepan.

Tak hanya itu, Puan bilang, aspek lain yang tak kalah pentingnya adalah upaya dari segenap parlemen dunia dalam menjaga mata rantai dari pasokan pangan dan juga energi yang harus selalu dilakukan khususnya oleh negara-negara yang mempunyai empat musim sebagai wujud antisipasi resesi global yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2023 mendatang.

“Dengan demikian, jangan  sampai ada satupun negara yang kemudian tertinggal serta jangan ada  juga satu negara yang merasa kuat sendirian. Namun, bagaimana agar kesemuanya itu bisa dirasakan bersama-sama sebagai satu kesatuan dunia masyarakat global yang sama-sama peduli akan perdamaian dunia,” tutup Puan.[]

Sumber: DPR RI