News

Kesal Dilarang Ziarah Kubur, Warga Jebol Gerbang TPU Tegal Alur

Sejumlah warga nekat menjebol gerbang TPU tegal Alur karena kesal dilarang ziarah kubur.


Kesal Dilarang Ziarah Kubur, Warga Jebol Gerbang TPU Tegal Alur
Petugas melakukan perawatan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur, Selasa (11/5/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Sejumlah warga nekat menjebol gerbang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat pada Jumat (14/5/2021). Mereka membuka paksa gerbang TPU yang ditutup rapat pengelola makam lantaran kesal tidak diperkenankan ziarah kubur pada momen Idul Fitri 1441 H. 

Mengantisipasi kericuhan meluas, petugas keamanan TPU kemudian membiarkan warga yang mulai beringas itu masuk ke area makam dan berziarah.

"Tapi di dalam kita ingatkan supaya ziarahnya dipercepat gitu, enggak usah ngobrol-ngobrol lagi selesai ziarah langsung pulang, enggak berkumpul-kumpul," kata Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat saat dikonfirmasi.

Tamo melanjutkan, pihaknya juga sempat membagikan masker kepada warga yang datang untuk meminimalkan penularan COVID-19, mereka juga tetap diingatkan untuk selalu menjaga jarak aman dan tidak berkerumun di dalam area makam. Dia memperkirakan warga yang datang berjumlah ratusan orang.

"Kemudian jaga jarak dan pakai masker, tadi anggota ngasih masker cukup banyak juga tadi 500 masker dibagikan,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang melarang ziarah  kubur pada momen Idul Fitri 1442 H  kali ini, untuk mencegah kerumunan di area TPU, sebab zirah kubur saat lebaran  sudah menjadi budaya kebanyakan warga Jakarta.

Larangan itu tertuang dalam Seruan Gubernur Nomor 5 tahun 2021 Tentang Pengendalian Aktivitas Masyarakat Dalam Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) pada Masa Idul Fitri 1442 H  yang dikeluarkan Anies  Baswedan. Peraturan itu sudah resmi berlaku sejak 12 Mei 2021 lalu.

Terpisah, Anies Baswedan memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal mengizinkan ziarah kubur pada Senin (17/5/2021) mendatang, untuk saat ini pihaknya belum memperkenankan masyarakat melaksanakan ritual ini.

"Sampai dengan hari Minggu tanggal 16 Mei, sesudah itu tempat ziarah kubur dibuka," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/5/2021).[]

 

Yohanes Antonius

https://akurat.co