Olahraga

Kericuhan Pasca-Laga Arema vs Persebaya, Liga 1 Ditunda Seminggu

Kericuhan Pasca-Laga Arema vs Persebaya, Liga 1 Ditunda Seminggu
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita saat menghadiri Kongres Biasa PSSI 2022 di Bandung, Jawa Barat pada Senin (30/5). (Akurat.co/Dimas Ramadhan)

AKURAT.CO, PT Liga Indonesia Baru mengambil keputusan penting terkait kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pasca-laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya. Operator penyelenggara itu memutuskan menunda kompetisi Liga 1 Indonesia 2022-2023.

Tragedi bermula ketika Arema FC harus takluk dari rivalnya Persebaya di kandang sendiri dengan skor 2-3. Gol kemenangan tim tamu dicatatkan oleh Silvio Junior, Leo Lelis, dan Sho Yamamoto. Sedangkan dua gol balasan tuan rumah dicatatkan Abel Camara.

Berdasarkan rilis resmi PT LIB, keributan massal terjadi Usai wasit meniup peluit panjang. Beberapa fasilitas yang ada di dalam stadion mengalami kerusakan parah. Bahkan, diinformasikan juga ada korban meninggal dunia yang jumlahnya sampai saat ini masih dalam konfirmasi. 

baca juga:

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita turut berduka cita atas insiden mengerikan di Stadion Kanjuruhan. Pihaknya pun langsung mengambil sikap dengan menunda Liga 1 Indonesia 2022-2023 selama sepekan.

"Kami prihatin dan sangat menyesalkan peristiwa tersebut. Kami ikut berdukacita dan semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” sebut Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, Minggu dini hari (02/10).

“Keputusan tersebut kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI. Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI."

Sementara itu, PSSI diketahui sudah membentuk tim investigasi untuk mengetahui secara jelas, pasti, dan detail mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan. Tim sudah diberangkarkan ke Malang, termasuk Ketua Komite Disiplin PSSI, Erwin Tobing.

Dalam keterangan resminya, Erwin menyebut bahwa Arema FC saat ini terancam tidak diperbolehkan lagi untuk menjadi tuan rumah di sisa musim Liga 1 Indonesia 2022-2023.

‘’Setelah mendapat laporan dari PT Liga Indonesia Baru, kami segera menyidangkan kasus ini. Arema bisa jadi dalam sisa pertandingan kompetisi BRI Liga 1 musim ini tidak diperkenankan menjadi tuan rumah. Selain itu sanksi lainnya juga menanti,’’ kata Erwin.[]