Lifestyle

Keren! Sekarang, Liburan ke Tanjung Lesung Sudah Bisa Pakai Pesawat

Bisa dari Bandara Halim dan Bandara Pondok Cabe


Keren! Sekarang, Liburan ke Tanjung Lesung Sudah Bisa Pakai Pesawat
Pendaratan pesawat pertama di Bandara Salakanagara (Dok. Tanjung Lesung)

AKURAT.CO, Jika biasanya kamu berwisata ke wilayah Tanjung Lesung dengan mobil, kini kamu bisa naik pesawat, loh!

Ya, itu karena Bandara Salakanagara yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung sudah bisa digunakan dan siap menerima wisatawan yang datang dari udara. Keren, bukan?

Pihak Tanjung Lesung sendiri merilis informasi ini pada hari ini, Jumat, (15/10), setelah pada Sabtu, (9/10) lalu, dua pesawat cessna bertipe 172 dan 152 serta satu pesawat cessna tipe grand caravan berkapasitas delapan orang berhasil mendarat dengan mulus di bandara baru ini. Penerbangan ini ada berkat kerja sama Tanjung Lesung dengan Indonesia Flying Club (IFC).

Ya, Bandara Salakanagara sendiri merupakan bandara baru yang berada di Provinsi Banten, selain Bandara Soekarno Hatta.

Bandara Salakanagara merupakan bandara khusus yang pengoperasiannya hanya untuk penerbangan domestik melalui pesawat charter, dan fasilitas baru ini tentu bisa menambah gairah pariwisata Tanjung Lesung dan sekitarnya.

"Dengan hadirnya Bandara Salakanagara ini, kami harap berhasil meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Tanjung Lesung," kata Poernomo Siswoprasetijo, Direktur Utama Tanjung Lesung di Bandara Salakanagara, KEK Tanjung Lesung, baru-baru ini.

Soal kapasitas, Bandara Salakanagara memiliki panjang 800 meter dan lebar 16 meter. Untuk taxiway dan apron hingga hanggar, sedang dalam proses pembangunan. Meski begitu, Poernomo menjelaskan bahwa Bandara Salakanagara sudah cukup bisa digunakan dan menerima tamu wisatawan melalui penerbangan charter.

Saat penerbangan perdana itu, kedua pesawat itu terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma, membawa sejumlah penumpang, diantaranya Sigit Samsu selaku Presiden IFC, Poernomo Siswoprasetijo selaku Direktur Utama Tanjung Lesung, Setiawan Mardjuki selaku Direktur Tanjung Lesung, Tony Hadi selaku CEO Premi Air, Lingga Sadoko dan Managing Director Premi Air. Semuanya merasa lega karena penerbangan itu sangat nyaman dan memakan waktu tempuh sangat singkat, 30 menit saja.

Dengan siapnya Bandara Salakanagara ini, para wisatawan Tanjung Lesung bisa melakukan joy flight dan menyaksikan panorama Gunung Krakatau dengan pesawat Cessna 152 & 172, atau penerbangan charter dari Bandara Pondok Cabe – Tanjung Lesung – Bandara Pondok Cabe dengan pesawat cessna tipe 172 atau 152 dan penerbangan charter dari Bandara Halim Perdanakusuma – Tanjung Lesung – Bandara Halim Perdanakusuma dengan pesawat Cessna Grand Caravan.

Untuk joy flight, Tanjung Lesung Beach Hotel & Resort telah membuat paket menginap dan joy flight dibanderol dengan harga terjangkau. Itu sudah termasuk biaya menginap 2 hari satu malam, joy flight dengan minimal 2 orang, sarapan, dan beberapa voucher aktivitas seru di Tanjung Lesung, yaitu sepeda, snorkeling, stand up paddle board, glass kayak, dan kayak.

"Dengan joy flight ini, wisatawan bisa menikmati alam Tanjung Lesung yang indah, dan mendapat pengalaman baru melihat dari udara Gunung Krakatau  yang terkenal dengan  letusan terdahsyatnya pada 1883 lalu," terang pria yang menjabat CEO PATA Indonesia ini.[]