Entertainment

Keren! Reza Rahardian dan Beberapa Praktisi Komunikasi Akan Ngajar

Keren! Reza Rahardian dan Beberapa Praktisi Komunikasi Akan Ngajar
Reza Rahardian dan Beberapa Praktisi Komunikasi Akan Ngajar (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Aktor Terbaik Asia Pasific Film Festival 2017, juga peraih empat Piala Citra, Reza Rahardian ternyata tidak hanya mahir dalam bidang akting saja. Namun laki-laki yang menjadi aktor Film Habibi dan Ainun juga sangat lihai dalam memberikan materi kepada mahasiswa ketika mengisi kuliah Mahasiswa Vokasi Universitas Indonesia. 

Humas Vokasi UI, Devi melalui rilis yang dikirimnya mengatakan Reza tidak hanya sendiri mengajar di Vokasi UI. Pasalnya ia juga akan ditemani oleh beberapa praktisi dari berbagai profesi di industri komunikasi sebut saja Anis Illahi, Asep Sutresna, Bernaldi Pamuntjak, Chandra Novriadi, Hanny Nurahmawati, Harry Taakanjung, Indra Jaya Sihombing, Muslikhin, Rahmat Edi Irawan (REI), Wida Septarini Wijaya.

Keren Reza Rahardian dan Beberapa Praktisi Komunikasi Akan Ngajar - Foto 1
Reza Rahardian Ngajar. ISTIMEWA

"Dan ada juga sederet nama-nama pelaku industri lainnya  dan mereka semua akan mengajar selama satu semester penuh," katanya, Jumat (14/9).

baca juga:

Selain itu Reza Rahardian, Fadhil Patra, Ngurah Rangga Wisesa, Devie Rahmawati, dan Amelita Lusia, bersama-sama menjadi pengajar teori dan praktik pada Mata Kuliah Olah Suara dan Penyajian.

"Mata kuliah ini dirancangnya untuk mempersiapkan mahasiswa memiliki kemampuan identifikasi serta praktik olah suara dan teknik penyajian diri di berbagai platform media. Reza akan mengajar dari September hingga Desember 2018,"ujar Humas Vokasi UI Devi. 

Keren Reza Rahardian dan Beberapa Praktisi Komunikasi Akan Ngajar - Foto 2
Reza Rahardian Ngajar. ISTIMEWA

Sebagai pengajar kelas praktik, Reza bersama tim, akan membimbing para mahasiswa selama 4 hingga 6 jam di setiap pertemuan. Mekanisme pengajaran ini diciptakan untuk memastikan peserta didik dapat langsung mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh, dibawah bimbingan para ahli. Di dalam kurikulum 2016, mahasiswa Program Vokasi tidak diperkenankan untuk memiliki beban pekerjaan rumah (PR), karena seluruh praktik dilakukan di Laboratorium setinggi enam lantai, yang tersedia di Gedung C Program Vokasi. 

“Kehadiran Reza dan para praktisi sebagai tenaga pengajar dimaksudkan untuk mewujudkan misi Pendidikan Vokasi yaitu menghasilkan sumber daya manusia yang memenuhi kebutuhan industri serta mampu bersaing dengan sumber daya manusia asing. Program Vokasi menyadari bahwa semenjak Asean Economic Community (AEC) 2015, Indonesia telah menghadapi free flows of goods and servicestermasuk free flow of Professionals and Skilled Labors, tidak terkecuali dunia industri komunikasi dan kreatif,” ujar Dr. Devie.