Ekonomi

Kerek Daya Saing Industri Fesyen, Kemenperin Bakal Gelar Kompetisi Ini

Kemenperin gencar mendorong industri fesyen muslim nasional. Ini guna mewujudkan target Indonesia menjadi kiblat fesyen muslim dunia.


Kerek Daya Saing Industri Fesyen, Kemenperin Bakal Gelar Kompetisi Ini
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih saat memberikan sambutan pameran Gemilang NTB bertajuk

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian sedang gencar mendorong industri fesyen muslim nasional. Langkah ini guna mengoptimalkan potensi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dan mewujudkan target Indonesia menjadi kiblat fesyen muslim dunia.

“Untuk itu, tahun ini kami kembali menggelar kompetisi Modest Fashion Project (MOFP),” tutur Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih lewat keterangan resmi di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Gati menyampaikan, MOFP merupakan ajang kompetisi desain dan konsep bisnis fesyen muslim yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal IKMA Kemenperin sejak tahun 2018. Pada tahun 2021, MOFP kembali diselenggarakan dan merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya.

baca juga:

“MOFP menjadi sebuah kompetisi desain dan konsep bisnis fesyen muslim yang pesertanya berpeluang untuk mendapatkan hadiah sebagai juara sekaligus berhak untuk mendapatkan program pembinaan dari Ditjen IKMA bagi peserta yang dinyatakan lolos sebagai finalis 20 besar,” paparnya.

Sebagai salah satu langkah dalam upaya mempromosikan kompetisi MOFP, Ditjen IKMA Kemenperin telah menyelenggarakan webinar sosialisasi MOFP beberapa waktu lalu, yang dihadiri para perwakilan Dinas Perindustrian Daerah selaku pembina pelaku industri fesyen yang masih berskala kecil dan menengah, serta para pelaku IKM fesyen dari berbagai daerah.

“Tema yang diusung pada acara tersebut adalah Strategi Peningkatan Bisnis melalui Kompetisi Fashion, di mana Kemenperin selaku pemerintah ingin menyampaikan pentingnya aspek desain dari sebuah produk fesyen yang berimbas pada pengembangan bisnis fesyen para pelaku IKM,” kata Direktur Industri Aneka dan IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan, E Ratna Utarianingrum.

Kemenperin melihat bahwa para desainer muda membutuhkan sebuah wadah dan panggung untuk dapat meningkatkan kapasitas serta kemampuan diri, khususnya sebagai wirausaha di bidang fesyen muslim serta mempromosikan dan memperkenalkan potensi produk fesyen muslim dalam negeri.

“Kami menyadari para desainer memiliki peranan yang sangat penting dalam mengembangkan industri fesyen,di mana para desainer dapatmemberikan inovasi dan menentukan arah tren desain khususnya dalam industri fesyen di Indonesia,” ujar Ratna.

Ratna berharap para peserta webinar yang hadir dapat menjadi generasi desainer dan pengusaha fesyen yang mampu berkarya di kancah dunia untuk mempromosikan potensi industri fesyen nasional. Selain menyosialisasikan kompetisi MOFP, acara webinar juga diisi dengan Talkshow Fashion Business yang diisi oleh para dewan juri MOFP yang merupakan pakar berpengalaman di bidang bisnis dan industri fesyen.

Siti Nurfaizah

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu