Entertainment

Kerap Live Bugil hingga Diciduk Polisi, 5 Fakta Kasus Selebgram Kuda Poni

Motif utama yang dilakukan Kuda Poni ini murni faktor ekonomi.


Kerap Live Bugil hingga Diciduk Polisi, 5 Fakta Kasus Selebgram Kuda Poni
Ilustrasi Pornografi (THEDAILYBEAST)

AKURAT.CO Beberapa hari belakangan, publik dihebohkan dengan pemberitaan penangkapan seorang selebgram asal Bali, yang dijuluki dengan nama Kuda Poni. Ia ditangkap Polresta Denpasar, Bali atas dugaan kasus pornografi.

Selebgram tersebut diduga kerap mempublikasi konten-konten bermuatan pornografi di beberapa platform media sosial.

Seperti apa kelanjutan kasusnya? Berikut AKURAT.CO rangkum beberapa faktanya.

1. Selebgram berinisial RR alias Kuda Poni kerap live bugil

Penangkapan selebgram berinisial RR yang kerap menggunakan nama Kuda Poni di beberapa aplikasi bermula dari adanya laporan mengenai kegiatan live bugil yang dilakukan oleh yang  bersangkutan.

Menurut Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, dalam konferensi pers nya di Denpasar, Bali, Senin (20/9), RR alias Kuda Poni melakukan siarang langsung bugil di aplikasi Mango dan Bigo.

2. Kuda Poni sudah jalani live bugil selama 9 bulan

Lebih lanjut, menurut Kombes Pol Jansen, Kuda Poni setidaknya sudah 9 bulan melakoni kegiatan bugil di aplikasi tersebut. Motif utama yang dilakukan Kuda Poni ini murni faktor ekonomi.

"Kurang lebih 9 bulan pelaku melakukan pekerjaan live di Mango maupun Bigo," ujar Jansen.

3. Kuda Poni bisa hasilkan keuntungan Rp25 hingga Rp50 juta setiap bulannya

Kombes Pol Jansen menyebut, dalam satu bulan, Kuda Poni dapat mengumpulkan keuntungan mencapai Rp25 juta hingga Rp50 juta. Hal inilah yang mendorong terduga pelaku terus melakukan kegiatan tersebut.

"Keuntungan yang diperoleh mencapai Rp25 sampai Rp50 juta setiap bulannya," tambah Kombes Pol Jansen.

4. Kuda Poni sebelumnya bekerja di tempat karaoke

Sebelum melakoni pekerjaan live streaming, Kuda Poni pernah bekerja di sebuah tempat karaoke di Bali. Namun, karena penghasilannya menurun, ia pun kemudian mencoba live streaming dengan konten dewasa.

Penghasilan yang diterima dari live streaming didapatkan dari 'saweran' penonton yang sekali live hingga ribuan penonton yang menyaksikan.

5. Terancam pidana penjara 12 tahun

Karena tindakannya tersebut, RR alias Kuda Poni ini disebut melanggar pasal 4 ayat (1) UU No 44 tahun 2008, tentang pornografi, dan atau pasal 45 ayat (1) UU No 19 tahun 2016, tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang ITE, dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun.

Itu dia beberapa fakta kasus yang menjerat selebgram RR alias Kuda Poni.[]