News

Kepulangan Habib Rizieq Shihab Dianggap Keuntungan Buat Polri


Kepulangan Habib Rizieq Shihab Dianggap Keuntungan Buat Polri
Imam besar front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq (ANTARA)

AKURAT.CO, Kabar kembalinya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan keluarga ke Tanah Air, disambut baik Direktur Eksekutif Energi Watch Ferdinand Hutahaean. 

Ferdinand Hutahaean menilai selama HRS bisa menyelesaikan apa yang menjadi halangannya selama ini, tentu saja bisa pulang.

"HRS kan masih sah warga negara Indonesia, jadi sepanjang masalah yang membuat dia tak bisa kembali diselesaikan dengan baik, ya silahkan kembali," kata Ferdinand Hutahaean saat dihubungi AKURAT.CO, Selasa (27/10/2020).

Namun, Ferdinand Hutahaean justru tidak yakin HRS akan pulang ke Tanah Air dalam waktu dekat seperti yang diucapkannya.

"Tapi saya secara pribadi belum yakin kalau HRS akan kembali dalam waktu dekat. Sebagaimana penjelasan Dubes RI untuk Arab, HRS kan masih garis merah artinya belum bisa kembali ke Indonesia," kata dia.

Kalaupun HRS kembali ke tanah air, Ferdinand Hutahaean, berharap dapat menyelesaikan semua proses hukum yang selama ini menimpa HRS. Terlebih, kepulangan HRS dianggap sebagai keuntungan untuk Polri.

"Bagus juga kalau HRS kembali sehingga bisa menyelesaikan proses hukum yang tertunda kemarin terkait kasus dengan Firza. Saya pikir ini keberuntungan bagi Polri agar bisa menyelesaikan kasus tersebut dan kebenaran bisa ditegakkan apakah HRS salah atau tidak," ujarnya.

Selain itu, Ferdinand Hutahaean yakin jika Pemerintah tentu tak akan menghalangi kepulangan HRS ke Indonesia.

"Saya yakin pemerintah tak akan menghalangi jika memang HRS diijinkan oleh Arab kembali ke Indonesia," ucapnya.

Sebagai pengingat, viral video di media sosial tentang pernyataan HRS yang akan kembali ke Indonesia dengan durasi 1 menit 30 detik.

Dalam pernyataan tersebut, HRS bakal kembali ke tanah air bersama keluarganya.

"InsyaAllah kalau tidak ada halangan dalam waktu dekat saya sekeluarga akan kembali ke tanah air. Amin ya Rabbal Alamin," ujar HRS dikutip dari akun youtube Pecinta Habib Rizieq Shihab yang dipublis pada hari Minggu (25/10/2020).

Ia menegaskan, rencana kepulangannya itu untuk meneruskan perjuangan bersama umat Islam. Karena menurutnya, saat ini kondisi Indonesia sangat memprihatinkan.

Kemudian, mengenai kasusnya di Indonesia ini, salah satu yang menjadi sorotan publik selama soal hubungan HRS yang dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan Firza Husein. Hubungan itu diketahui lewat cuplikan layar (sreenshot) percakapan yang isi pesannya bermuatan pornografi. Kasus ini mencuat pada Januari 2017.

Polda Metro Jaya menindaklanjuti laporan dengan memanggil HRS sebagai saksi. Pemeriksaan dijadwalkan pada 25 April 2017, lalu ditunda lantaran HRS tidak hadir dengan alasan beribadah umrah ke tanah suci di Mekkah, Arab Saudi. Kemudian polisi melayangkan surat pemanggilan kedua terhadap HRS pada 8 Mei 2017 untuk pemeriksaan. Namun lagi-lagi, HRS tidak memenuhi panggilan tersebut karena tidak berada di Indonesia.

Sampai pada 17 Mei 2017 Firza Husein ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi mengklaim telah mengantongi dua alat bukti yakni keterangan ahli dan hasil identifikasi terhadap telepon genggam Firza Husein dan HRS yang menunjukkan pengiriman gambar dan pesan berkonten pornografi.

HRS kemudian juga ditetapkan sebagai tersangka yang diumumkan pada 29 Mei 2017. Saat penetapan status tersebut, HRS masih berada di Arab Saudi. Sampai HRS pun diketahui tidak pernah memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa.

Lebih lanjut, HRS sempat dikabarkan akan pulang ke Indonesia. Namun, hingga dua kasus dugaan penghinaan Pancasila dan dugaan chat mesum yang menjeratnya SP3 Polisi, HRS tak kunjung pulang ke Indonesia.[]