Ekonomi

Kepoin Sederet Aspek yang Dipenuhi Kaltim Kenapa Terpilih Jadi IKN Nusantara!

Banyak masyarakat mempertanyakan latar belakang pemerintah memindahkan ibu kota negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur


Kepoin Sederet Aspek yang Dipenuhi Kaltim Kenapa Terpilih Jadi IKN Nusantara!
Ilustrasi Ibu Kota Negara Baru (instagram/nyoman_nuarta)

AKURAT.CO Banyak masyarakat mempertanyakan latar belakang pemerintah memindahkan ibu kota negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Selain biayanya yang besar, pemindahan ibu kota baru juga menuai beragam pandangan terkait dengan realisasi waktu dan juga feasibilitas daerah baru yang akan berada di antara Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pemerintah sendiri bukan tanpa alasan memindahkan ibu kota negara. Merujuk Buku Saku Pemindahan Ibu Kota Negara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (KemenPPN) atau Bappenas yang dikutip Senin (24/1/2022), IKN baru itu memiliki kriteria yang dinilai sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

baca juga:

Terdapat beberapa aspek dalam penilaian tersebut, di antaranya lahan luas yang tersedia rata-rata milik pemerintah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Lahan luas itu berstatus Hutan Produksi (HP) dan Perkebunan. Kemampuan lahan sedang untuk konstruksi bangunan. Hal itu dinilai efektif untuk mengurangi biaya pembangunan.

Dari segi lokasi, secara geografis berada di tengah wilayah Indonesia. Hal itu juga merepresentasikan keadilan bagi daerah-daerah lain di seluruh Indoensia.

IKN di Kalimantan Timur juga memenuhi perimeter pertahanan dan keamanan, minim risiko bencana alam serta memiliki daya dukung tanah dan air baku. Air baku berasal dari 3 waduk eksisting, 2 waduk yang direncanakan, 4 sungai, dan 4 Daerah Aliran Sungai (DAS).

Wilayah Kalimantan Timur juga memiliki struktur kependudukan heterogen dan budaya terbuka terhadap pendatang. Dengan demikian potensi konflik sosial lebih rendah.

Selain itu, lokasinya tidak jauh dengan kota yang sudah berkembang untuk efisiensi investasi awal infrastruktur. Aksesibilitas lokasi tinggi serta dekat dengan dua kota besar, yakni kota Balikpapan dan kota Samarinda.

Adapun infrastruktur utama terdiri dari jalan tol Balikpapan-Samarinda dan trans Kalimantan, Bandara di Balikpapan dan Samarinda, Pelabuhan Terminal Peti Kemas Kariangau di Balikpapan dan Pelabuhan Semayang di Samarinda.

Dalam perencanaannya, pemerintah juga berkomitmen membangun IKN baru dengan 8 prinsip yang telah ditetapkan, di antaranya disain yang dibuat sesuai dengan kondisi alam dan lingkungan.

Mengedepankan aspek Bhineka Tunggal Ika dengan akses yang mudah, aktif dan terhubung dengan kota-kota lain.

Selain itu, disain IKN baru juga mengedepankan aspek kenyamanan dan efisiensi melalui aplikasi teknologi serta memiliki sirkuler dan tangguh.

IKN baru nantinya juga dipastikan memiliki kondisi yang aman dan terjangkau yang mengedepankan pembangunan rendah emisi karbon agar lebih ramah lingkungan, sehingga diharapkan dapat membuka peluang perekonomian berkelanjutan yang merata bagi masyarakat.[]