News

Kepergok Tengah Mendorong Motor Curian, Kedua Pria Ini Nyaris Tewas di Tangan Warga

Pelaku mencari sasaran sepeda motor yang tidak dikunci stang kemudian mendorongnya secara bersama.


Kepergok Tengah Mendorong Motor Curian, Kedua Pria Ini Nyaris Tewas di Tangan Warga
Barang bukti motor hasil curian (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Dua orang pencuri sepeda motor berinisial MI dan MS nyaris tewas dihakimi warga Tambora, usai aksinya kepergok di Jalan Kali Besar, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu (27/3/2021) sekira pukul 23.00 WIB.

Modus yang dilakukan oleh pelaku ini cukup unik, karena tidak menggunakan alat pada umumnya pelaku pencurian yakni Letter T. Tapi, pelaku mencari sasaran sepeda motor yang tidak dikunci stang kemudian mendorongnya secara bersama.

Kapolsek Tambora Kompol Moh. Faruk Rozi mengatakan, ketika itu korbannya bernama Wasim(40) mau membuka dagangannya di sekitar lokasi. Kemudian, sepeda motor diparkirkan begitu saja tanpa terkunci stang.

"Setibanya di warung dagangan nya kendaraan sepeda motor nya ia parkirkan tidak jauh dari lokasi, namun tidak dikunci stang oleh korban," ujar dia kepada AKURAT.CO Senin (29/3/2021).

Tak lama setelah itu, rekan korban bernama Cepi datang ke warungnya untuk meminjam sepeda motor. Kunci sepeda motor diberikan, tapi ketika akan menggunakan, kendaraan korban sudah tidak ada.

"Karena tidak ada sepeda motor milik korban ditempat parkirnya, saksi Cepi menelpon korban memberitahu kan bahwa sepeda motor nya telah dicuri oleh seseorang," terang dia.

Setelah korban mendapat kabar itu, akhirnya bersama Cepi mencari pelaku pencuri disekitar lokasi dan melihat kedua pelaku sedang mendorong. Akhirnya oleh korban diteriaki maling, sampai akhirnya warga mengepung dan hakimi warga.

"Pelaku berusaha melarikan diri, tapi dikepung oleh warga dan digebukin sama warga," tutur dia.

Beruntung, kata Faruk, ada anggota Buser melintas di sekitar lokasi kejadian dan langsung bawa pelaku berikut barang bukti sepeda motor Honda Beat milik korban ke Polsek Tambora.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.[]