News

Kepala BPKAD Bogor Bakal Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ade Yasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengusut kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021.

Kepala BPKAD Bogor Bakal Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ade Yasin
Gedung Merah Putih KPK (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengusut kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun anggaran 2021.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikir mengatakan, tim penyidik hari ini dijadwalkan bakal memeriksa Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Teuku Mulya.

Ali menjelaskan Mulya bakal diperiksa berkapasitas sebagai saksi untuk tersangka Anthon Merdiansyah. Ali juga mengatakan pemeriksaan bakal dilakukan di Gedung Merah Putih KPK.

baca juga:

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK RI, Jl. Kuningan persada Kav.4, Setiabudi, Jakarta Selatan," ujar Ali dalam keterangannya, Jumat (5/8/2022).

Ali tak merinci lebih detail lagi terkait materi pendalaman yang bakal dilakukan tim penyidik terhadap saksi. Namun pemeriksaan diyakini guna mengumpulkan alat bukti agar membuat perkara kasus dugaan suap di Pemkab Bogor ini menjadi lebih terang dan jelas lagi.

Ali juga berjanji akan segera memberikan informasi perkembangan terkait dengan perkara tersebut. 

Terkait dengan perkara itu, KPK sebelumnya menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun 2021.

Bersama Ade, lembaga antirasuah juga menetapkan tujuh orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Adapun empat tersangka yang ditetapkan sebagai pemberi suap yakni Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin; Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor Maulana Adam; Kasubdit Kas Daerah BPK AD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah; PPK Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik.

Kemudian empat tersangka lainnya yang diduga menerima suap yakni Kasub Auditor IV Jawa Barat 3 Pengendali Teknis Anthon Merdiansyah; Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor Arko Mulawan; Pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat selaku Pemeriksa Hendra Nur Rahmatullah Karwita dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah. []