Ekonomi

Kenapa Sukses Buah dari Habit, Kepoin Nih Alasannya!

Kerja keras dan kegigihan, keberuntungan terbentuk karena koneksi dan habit yang kamu bangun hingga mampu menjadi magnet kesuksesan


Kenapa Sukses Buah dari Habit, Kepoin Nih Alasannya!
Ilustrasi orang mengejar sukses. (Foto: healam.com)

AKURAT.CO 

Kerja keras dan kegigihan, keberuntungan terbentuk karena koneksi dan habit yang kamu bangun hingga mampu menjadi magnet kesuksesan. Enggak sedikit yang berharap keberuntungan pada langkah pertama atau bahkan sebelum memulai sesuatu, sehingga semua berjalan lancar dan sesuai ekspektasi atau mending enggak usah sekalian.

Padahal perubahan bisa terjadi, setelah kamu berusaha keras, buat sebuah goal dan mendorong diri untuk pantas mencapai posisi yang kamu visikan.

Kata Jim Rohn, kesuksesan akan mengikuti sejauh mana kamu mendorong dirimu keluar dari zona nyamanmu. Karena kesuksesan tertarik pada sejauh mana kamu menjadi orang yang pantas.

Hidup cuma sekali, muda cuma sekali. Namanya mau jadi sukses nan kaya raya ya tentu enggak segampang membalikkan telapak tangan. Kalau kamu cuma malas-malasan cuma rebahan santuy aja tanpa melakukan apa-apa, gimana kamu mau menggapai sukses.

Dibutuhkan kerja keras dan kerja cerdas militan pantang menyerah untuk menghidupkan habit apa yang kamu kerjakan selama ini. Tetapi bekerja keras bukan berarti harus sampai membuatmu lupa sama teman dan keluarga, banyak berkarya bukan berarti enggak santuy.

Namun memaksimalkan usia muda dan hidup yang cuma sekali sebaik-baiknya adalah tanggung jawab kamu sendiri. Apalagi kalau kamu mau jadi orang sukses butuh habit perjuangan yang sepadan.

Memang gampang-gampang susah tapi dengan kedisiplinan dan tekad yang kuat tentu bukan tak mungkin semua itu akan berhasil. Karena ada yang bilang jangan pernah berhenti untuk bermimpi karena mimpi itu bisa jadi kenyataan.

Karena namanya menggapai sukses sudah pasti akan ada pasang surutnya. Tapi bukan berarti kamu harus menyerah hingga enggak berani mencoba.

Kamu harus berani jatuh bangun dulu untuk mencapai kesuksesan itu. Jangan deh, kamu udah kalah duluan sebelum berperang.

Selain itu, jadi orang sukses dan kaya raya kamu juga perlu mengenali lebih dalam psikologi dalam menghadapi uang.

Sehingga bukan kamu yang terus-terusan mengejar uang, tapi juga didatangi. Setuju enggak?

Manajemen uang tidak tergantung apakah kamu sudah tajir atau terkenal. Tapi, lebih pada mengenali psikologi terhadap uang.

Uang enggak akan berharga jika tidak tepat digunakan. Robert Kiyosaki dalam Rich & Poor Dad, bukan seberapa banyak uang yang kamu hasilkan. Tapi seberapa besar yang kamu investasikan dan sebaliknya bekerja untuk kamu.

Enggak bisa dipungkiri nih, menjadi orang sukses kaya raya tentu diidamkan oleh setiap insan. Tentu untuk menjadi orang cepat kaya itu bukan perkara mudah, tetapi juga bukan hal yang mustahil juga kok asalkan kamu punya tekad kuat dan disiplin dalam menumbuhkan habitmu diantaranya seperti mengatur keuanganmu secara baik.

Melansir laman Instagram @nurilbaskan yang merupakan salah satu motivator dan juga pengusaha memaparkan habit dan mindset apa saja yang bisa membuatmu selangkah lebih dekat pada kesuksesan?

1. Resiko hanyalah angka, usahamu yang menentukan

Enggak sedikit orang yang memilih ketidakbahagiaan, daripada mengejar hal yang belum pasti. Padahal usahamu bisa mengubah ketidakpastian menjadi hal yang mungkin.

Kata Elon Musk, jika sebuah hal kamu anggap sangat penting. Jangan takut untuk memulai dan mengejarnya. Meski terlihat sulit bahkan seperti impossible.

Karena percaya deh setiap usaha tidak akan mengkhianati hasil. Semakin kamu berusaha kuat menggapai kesuksesan maka semakin kamu mendapatkan hasil yang sepadan pula.

2. Roma tidak dibangun dalam sehari

Pernah dengar pepatah bahwa Roma enggak dibangun dalam sehari? Iyes, bata demi bata disusun hingga akhirnya terbentuk bangunan yang megah nan indah.

Kalau kamu bisa terus konsisten melakukan hal yang mendekatkanmu pada sebuah perubahan. Enggak sedikit hal yang ikut berubah, kamu menemukan koneksi dan teman baru, dan kesempatan pun datang dengan sendirinya.

Kebayang enggak, kalau kamu terus membangun habit yang positif secara konsisten. Bukan kamu yang mengetuk pintu, tapi pintu datang menyambut kamu. Yuk bisa yuk![]