Tech

Kenapa Fosil Dinosaurus Tidak Pernah Ditemukan di Indonesia? Ternyata Ini Alasannya


Kenapa Fosil Dinosaurus Tidak Pernah Ditemukan di Indonesia? Ternyata Ini Alasannya
Deretan fosil dinosaurus termahal di dunia (Wikimedia)

AKURAT.CO, Hingga saat ini, belum pernah ada penemuan fosil dinosaurus yang valid di Indonesia. Pernahkah kalian bertanya-tanya kenapa di Indonesia sendiri belum pernah ditemukan fosil dari hewan purba itu, sedangkan beberapa negara lainnya di benua Asia pernah ditemukan?

Perkembangan Bumi terbagi menjadi beberapa zaman. Mulai dari zaman Arkeozoikum, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Kenozoikum. Nah, dinosaurus hidup di masa Mesozoikum, sekitar 252 hingga 66 juta tahun silam. Masa Mesozoikum masih dibagi lagi menjadi 3 periode, yakni Triassic, Jurassic, dan Cretaceous

Selama masa Mezosoikum ini, sebagian besar wilayah Indonesia masih ada di bawah lautan. Daratan Indonesia baru terbentuk sekitar 30 juta tahun silam. Dinosaurus hidup ketika daratan Indonesia belum terbentuk, jadi tak heran mengapa fosil dinosaurus di Indonesia tidak pernah ditemukan.

Dinosaurus punah sekitar 65 juta tahun lalu, yang semakin menguatkan bahwa sangat kecil kemungkinannya hewan raksasa tersebut pernah hidup di Indonesia bila baru 30 juta tahun lalu wilayah ini terbentuk.

Kondisi wilayah Indonesia kala itu pun tidak memungkinkan untuk dinosaurus dapat hidup. Pulau-pulau yang berupa lahan gabut jadi penyebabnya. Penelitian dan pencarian fosil dinosaurus juga tidak memakan biaya yang sedikit dan ditambah membutuhkan usaha sangat keras.

Sementara itu, penyebab sebenarnya dari kepunahan dinosaurus sendiri selama ini selalu menjadi perdebatan di antara para ilmuwan. Ada kubu menyebut bahwa asteroid raksasa yang menghantam Bumi, ada juga kubu yang percaya bahwa erupsi vulkanik besar menjadi penyebab kepunahan.

Namun, baru-baru ini studi terbaru menunjukkan bahwa asteroid yang mengantam Bumi 66 juta tahun lalu menyebabkan dampak musim dingin yang berlangsung selama beberapa dekade hingga menghancurkan lingkungan yang cocok untuk dinosaurus. Efek dari letusan gunung berapi yang intens tidak cukup kuat untuk secara substansial mengganggu ekosistem global.

Andre Purwanto

https://akurat.co