News

Kenang Surjadi, Anies Baswedan: Dedikasi Beliau Dalam Membangun Jakarta Akan Terus Terpatri di Dalam Ingatan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan duka cita atas meninggalnya Surjadi Soedirdja.


Kenang Surjadi, Anies Baswedan: Dedikasi Beliau Dalam Membangun Jakarta Akan Terus Terpatri di Dalam Ingatan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan duka cita atas meninggalnya Surjadi Soedirdja.

Surjadi meninggal pada Selasa siang (3/8/2021) puul 10.35 WIB. Surjadi meninggal karena sakit. Namun penyebab meninggalnya bukan karena terpapar virus corona atau Covid-19 di RS Mayapada Jakarta Pusat.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke Rahmatullah, Bapak Surjadi Soedirdja, Gubernur DKI Jakarta periode 1992-1997," tutur Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

"Segenap jajaran Pemprov DKI Jakarta mengucapkan duka cita yang mendalam atas kepulangan beliau," imbuhnya.

Anies menuturkan, dedikasi Surjadi selama menjabat sebagai gubernur akan terus dikenang masyarakat.

"Dedikasi beliau selama ini dalam membangun Jakarta akan terus terpatri di dalam ingatan kita semua," tuturnya.

Surjadi meninggalkan seorang istri, 2 anak, dan 3 cucu. 

Dalam perjalanan kariernya, Surjadi menjabat sebagai Pangdam Jaya pada 1988 hingga 1990, setelah dipercaya menjadi Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro.

Di tahun 1992, Surjadi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ke-10, menggantikan posisi Letjen TNI (Purn.) Wiyogo Atmodarminto. Pada masa kepemimpinannya sebagai Gubernur, berbagai program untuk warga telah dilaksanakan, seperti pembangunan rumah susun, memperbanyak kawasan hijau, dan menambah jumlah daerah resapan air.

Selama menjabat sebagai Gubernur, Surjadi juga menjunjung tinggi dan menerapkan kedisiplinan, serta meningkatkan kualitas sumber daya aparatur di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Berkat kedisiplinan yang dibangun di masa kepemimpinannya, Pemprov DKI Jakarta menerima Penghargaan 'Samya Krida Tata Tenteram Karta Raharja'. Penghargaan itu merupakan apresiasi atas hasil karya tertinggi dalam melaksanakan pembangunan 5 tahun.[]