News

Kenang Pernah Ditodong Endorse ACT, Menko Mahfud: Jika Terbukti Bersalah Harus Diproses Hukum

Mahfud MD mengatakan pernah mendukung lembaga kemanusian Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan tetapi jika ACT terbukti melanggar hukum ACT perlu ditindak tegas. 


Kenang Pernah Ditodong Endorse ACT, Menko Mahfud: Jika Terbukti Bersalah Harus Diproses Hukum
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM RI Mohammad Mahfud MD memberikan kata sambutan dalam acara Diskusi Publik di Nusantara IV, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (28/3/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD mengatakan pernah mendukung lembaga kemanusian Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan tetapi jika ACT terbukti melanggar hukum ACT perlu ditindak tegas. 

Menko mahfud menambahkan bahwa tindakan menyelewengkan dana kemanusian yang berhasil dihimpun dari sumbangan umat merupakan perbuatan jahat dan harus diproses secara hukum pidana. 

"Jika benar bahwa dana kemanusiaan yang dihimpun ACT itu diselewengkan, maka selain harus dikutuk juga harus dibawa ke proses hukum pidana," kata Menko Mahfud dikutip dari laman Instagram pribadinya @mohmahfudmd, Rabu (6/7/2022). 

baca juga:

Lebih lanjut, mantan Menhan itu mengatakan sebelumnya dirinya sangat percaya pada terhadap semua kegiatan yang dilakukan ACT. Sebab Mantan Ketua MK itu menilai ACT murni bekerja untuk urusan kemanusian. 

"Dulu saya memberikan dukungan pada kegiatan ACT karena demi kemanusiaan. Seperti banyak teman lainnya. Sayapun pernah dimintai memberikan endorsment atas  kegiatan ACT," kenangnya. 

Mahfud menceritakan dirinya pernah secara tiba-tiba didatangi pihak ACT di kantornya. Bahkan orang kepercayaan Gud Dur itu pernah tiba-tiba ditodong untuk mengendorse ACT usai melakukan khutbah jumat di sebuah masjid.  

Sebelumnya pihak ACT sudah menepis melakukan penyelewengan dana sumbangan untuk kemanusian. Kendati mengakui bahwa para petinggi ACT mendapatkan gaji besar, fasilitas mobil mewah. ACT terang-terangan mengambil dana operasional dari sumbangan kemanusian sebebsar 13,7 persendi tahun 2020. Dana operasional ACT untuk gaji karyawan dan lainnya ditaksir mencapai Rp71.10 miliar. []