Lifestyle

Mabuk Perjalanan dan Cara Mencegahnya

Mabuk perjalanan saat menumpangi kendaraan khususnya mobil bisa terjadi pada siapa saja, terutama anak-anak, wanita hamil dan kalangan lanjut usia


Mabuk Perjalanan dan Cara Mencegahnya
Tips mengatasi mabuk perjalanan (Shutterstock)

AKURAT.CO, Mabuk perjalanan saat menumpangi kendaraan, khususnya mobil, bisa terjadi pada siapa saja, terutama anak-anak, wanita hamil dan kalangan lanjut usia.

Meski tak berbahaya, mabuk perjalanan tentu mengganggu kondisi fisik orang yang mengalaminya, karena akan cepat lelah setelah mengalami pusing, keringat dingin, bahkan muntah. Kondisi tersebut juga tentu akan mengganggu penumpang lain di dalam kendaraan tersebut.

Auto2000 dalam siaran persnya yang dikutip Selasa, (8/6/2021), menyebutkan bahwa mabuk perjalanan terjadi akibat otak tidak mampu menerima dengan baik campuran sinyal dari beberapa anggota tubuh dalam perjalanan. Ditambah, telinga bagian dalam yang berisi cairan untuk mengatur keseimbangan tubuh merasakan guncangan ketika kendaraan melaju.

Dalam kondisi tertentu, otak tidak mampu memproses dengan baik sinyal-sinyal yang berbeda dan membuat kerja otak menjadi kacau sehingga timbul keluhan mabuk itu.

Faktor pemicu mabuk perjalanan diantaranya adalah kurang istirahat, perubahan hormonal karena kondisi-kondisi tertentu seperti sedang menstruasi, hamil, atau menggunakan pil KB. Pemicu lainnya adalah bermain gawai atau membaca buku di dalam kendaraan, menderita gangguan keseimbangan tubuh seperti migrain, dan memang memiliki riwayat mabuk perjalanan.

“Mabuk perjalanan tidaklah berbahaya, namun akan membuat yang mengalami merasa tidak nyaman dan mengganggu penumpang lainnya. Oleh karenanya, lakukan langkah pencegahan agar tidak terkena mabuk perjalanan. Termasuk menjaga kondisi mobil supaya tetap prima dengan melakukan servis berkala," kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000.

Berikut cara mencegah mabuk perjalanan

Bagi penumpang mobil, menghindari makanan berat sebelum perjalanan dan mengutamakan camilan dapat membantu tubuh ketika menerima guncangan di jalan sehingga perut tidak mudah mual.

Pilih posisi duduk yang membuat mata leluasa memandang lurus searah jalan atau posisi duduk yang minim guncangan. Misalnya, duduk di samping sopir dan tidak duduk menghadap ke samping atau belakang.

Usahakan cukup beristirahat sebelum mulai berpergian. Hindari minuman beralkohol dan konsumsilah air putih atau minuman segar, misalnya jus buah. Jangan membaca buku atau menatap layar gawai saat kendaraan sedang melaju karena otak sulit mencerna semua informasi ketika bergerak.

Saat merasa tidak enak badan, pusing, atau mual, usahakan untuk segera membaringkan diri dan memejamkan mata sampai gejala mereda. Untuk yang mempunyai riwayat mabuk perjalanan, sebaiknya meminum obat anti mabuk yang banyak dijual sebelum naik mobil.[]

Sumber: Antara