Tech

Kenali Kelebihan dan Kekurangan Mobil Transmisi CVT Sebelum Membeli

Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan transmisi CVT sebelum membeli.


Kenali Kelebihan dan Kekurangan Mobil Transmisi CVT Sebelum Membeli
Ilustrasi transmisi mobil. (pixabay.com/pexels)

AKURAT.CO Mobil-mobil keluaran terkini semakin banyak yang menggunakan transimisi Continuous Variable Transmission (CVT). Oleh karena itu, transmisi yang satu ini pun kian populer.

Namun, ternyata konsep CVT sendiri sudah ada sejak tahun 1490. Satu itu, penyebutannya belum CVT. Melainkan,  step-less transmission, pulley transmission, bahkan ada yang menyebut one-speed transmission.

Diketahui, mobil pertama yang menggunakan transmisi CVT adalah DAF 600, produk asal Belanda yang dikenalkan ke publik pada tahun 1958. Sistem transmisi ini banyak digunakan karena kehalusannya atau tidak adanya guncangan ketika pengendara berpindah gigi. 

Melansir dari laman Daihatsu, CVT sendiri merupakan transmisi otomatis yang memiliki kecepatan tunggal dengan rasio kecepatan yang berubah-ubah secara otomatis, menyesuaikan kebutuhan torsi ketika mengemudi. Dengan begitu, mobil yang menggunakan transmisi CVT dan ingin mengubah gigi, maka mobil tidak memberikan hentakan sama sekali. 

Setiap transmisi tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Begitupun dengan transmisi CVT. Sebagai pertimbangan, saat kamu hendak menggunakan atau membeli mobil dengan jenis transmisi CVT, kamu mengetahui terlebih dahulu apa saja kelebihan dan kekurangannya. Untuk lebih mengenal transmisi ini, yuk simak kelebihan dan kekurangan transmisi CVT. 

Kelebihan transmisi CVT

  • Perpindahan kecepatan yang halus

Seperti yang sudah sedikit dibahasa di atas, mobil dengan transmisi CVT pada saat melakukan perpindahan, rasio kecepatannya sangat halus sehingga penggunaannya tidak akan merasa kaget ketika berpindah gigi. Dalam transmisi CVT tidak memiliki gearbox, sehingga mobil lebih banyak digunakan dan tidak ada hentakan yang muncul saat pengguna melakukan perpindahan gigi. 

  • Tidak memerlukan RPM tinggi

Pada mobil yang menggunakan transmisi selain CVT, kondisi RPM (Revolutions per Minute) harus selalu disesuaikan pada saat berpindah gigi. Namun, berbeda dengan transmisi CVT. Di mana penggguna tidak perlu lagi RPM yang tinggi karena tidak akan berpengaruh pada mesin. Dengan begitu konsumsi bahan bakar jadi lebih irit.

  • Ramah lingkungan karena irit bahan bakar

Transmisi CVT memiliki power loss yang tergolong kecil. Hal tersebut tentunya membuat tenaga mesin tidak banyak yang terbuang, sehingga tidak memakan bahan bakar secara berlebihan. Kondisi tersebut otomatis membuat mobil dengan transmisi CVT bisa lebih menghemat bahan bakar, sehingga mobil tersebut lebih ramah lingkungan.