Lifestyle

Kenali Jenis Mainan untuk Tahap Perkembangan Bayi Hingga 12 Bulan

6 bulan pertama, bayi butuh mainan untuk merangsang indra.


Kenali Jenis Mainan untuk Tahap Perkembangan Bayi Hingga 12 Bulan
Ilustrasi - Jenis mainan terbaik untuk setiap tahap perkembangan bayi berusia hingga 12 bulan (Unsplash/ Yuri Shirota)

AKURAT.CO, Mainan bisa menjadi cara yang bagus bagi bayi  untuk belajar dan mengembangkan keterampilan hidup yang penting saat mereka tumbuh.

Namun, kapankah bayi tertarik atau mulai bermain? Psikoterapis Mia Rosenberg mengatakan bahwa bayi akan mulai menunjukkan minat pada mainan dalam beberapa bulan pertama kehidupannya.

Namun, pada tahap bayi baru lahir, ia tidak menggunakannya untuk "bermain". 

baca juga:

Sebab, bayi mendapatkan semua hiburan yang ia butuhkan saat Bunda memegang, menyentuh, dan berbicara dengannya.

Tentu saja, Bunda boleh memberikannya mainan. Selama periode ini, bayi belajar tentang dunia melalui indra, sentuhan, penglihatan, pendengaran.

Jadi, pilih mainan yang menarik secara visual, baik dari segi warna, tekstur, dan bahkan bunyi. Ingat, pastikan mainan-mainan itu tidak berbahaya. 

"Saat berkembang, bayi akan mulai mengenali bahwa dia dapat mengendalikan beberapa reaksi terhadap hal-hal di sekitar. Mereka akan mulai tersenyum, cekikikan, dan bahkan mulai menyadari bahwa memiliki tangan dan kaki, serta kendali atas itu," kata Rosenberg, dikutip AKURAT.CO, Selasa (10/5/2022).

Setelah berusia empat hingga enam bulan,  bayi sudah memiliki lebih banyak kendali atas kepala, tangan, dan kakinya.

Dia mampu berguling, mendorong dirinya ke lengannya, dan bahkan menendang suatu benda. Dibandingkan dengan bayi baru lahir, bayi berusia 4 hingga 6 bulan juga memiliki koordinasi mata dan tangan yang lebih baik.

Bahkan pada bulan ke-6, bayi kemungkinan besar dapat mengoper mainan dari tangan ke tangan.

Ini adalah waktu terbaik untuk mengenalkan mereka pada mainan yang mengeluarkan suara saat diremas atau dapat dipukul dengan tangan.

Pada usia ini, bayi juga memasukkan semua yang mereka lihat  ke dalam mulut. Oleh karena itu, sebelum membeli mainan, periksa apakah mainan tersebut aman  jika Si Kecil memasukkannya ke dalam mulut.

Bunda juga perlu menjauhkan Si kecil dari bahaya tersedak akibat mainan kecil, kelereng, magnet, atau benda kecil lainnya.

Pada saat berusia enam hingga 12 bulan, Bunda akan melihat Si Kecil tumbuh dengan sangat cepat. 

Meskipun bayi yang lebih kecil dapat berinteraksi dengan mainan yang sesuai dengan usianya, inilah saat bayi benar-benar mulai bermain.

Dia mulai menjatuhkan balok, menggulirkan bola atau meringkuk dengan boneka beruang.

Selama periode ini, Bunda dapat memberikannya mainan baru yang dapat diambil dan lempar, pegang dan goyang dengan tangan. Berikan juga mainan untuk meningkatkan pemahaman, dan banyak lagi. 

Selain itu, pada usia enam hingga sembilan bulan, Si Kecil akan mulai menggunakan benda-benda sekitarnya untuk  merangkak.

Maka Bunda disarankan untuk memberikan beberapa mainan yang bisa memicunya berpindah tempat, seperti mobil atau bola. Pasalnya,

Sementara itu, untuk bayi berusia tujuh dan delapan bulan, Bunda bisa memberikan mainan berdiri seperti meja aktivitas dan cincin susun yang dapat didorong dan diseimbangkan.

Seiring bertambahnya usia Si Kecil, Bunda dapat memperkenalkan mainan yang mendorong pemecahan masalah.

Beberapa mainan terbaik untuk anak usia sembilan bulan termasuk penyortir bentuk, dan untuk anak usia 10 hingga 12 bulan adalah teka-teki sederhana, mainan susun, dan boneka.[]