Lifestyle

Kenali Ciri-ciri Kuku Sehat dan Terawat

Kuku merupakan bagian tubuh yang sering diabaikan. Padahal menjaga kesehatan kuku itu sangat penting. Ini ciri-ciri kuku sehat yang perlu kamu ketahui


Kenali Ciri-ciri Kuku Sehat dan Terawat
Ciri-ciri kuku sehat (FREEPIK)

AKURAT.CO, Kuku merupakan bagian tubuh yang sering diabaikan. Padahal, menjaga kesehatan kuku itu sangat penting. Mungkin lebih penting daripada yang kamu sadari. Melansir American Academy of Dermatology Association (AAD), kuku mencerminkan kesehatan secara keseluruhan. Itulah sebabnya perawatan kuku yang tepat sangat penting. 

Kuku terdiri dari lapisan protein yang disebut keratin, tumbuh dari area di dasar kuku di bawah kutikula. Kuku yang sehat itu punya tekstur halus, warnanya merata dan konsisten, serta bebas dari bintik-bintik.

Jika kamu tidak yakin tentang kondisi kukumu, berikut Akurat.co uraikan ciri-ciri kuku yang sehat dan terawat, Senin, (20/9/2021): 

Warnanya pink atau mauve muda

Kuku biasanya akan tampak pucat seperti merah jambu atau mauve muda. Ini bukan hanya warna kuku saja, tapi juga jaringan di bawahnya. 

"Kuku sehat yang bagus akan memiliki rona merah muda atau mauve muda karena mencerminkan warna dasar kuku di bawahnya," kata Dr. Erum Ilyas, MD, MBE, FAAD, dokter kulit bersertifikat, dikutip Insider.

"Ketika memberikan tekanan pada area ini, kamu seharusnya dapat menghilangkan warna ini untuk sementara dan muncul kembali dengan cepat setelah tekanan dilepaskan. Ini disebut sebagai tes isi ulang kuku kapiler," ujarnya.

Ini adalah tanda bahwa kamu terhidrasi dengan baik dan memiliki aliran darah yang baik ke jaringan. Dengan memberikan tekanan, kamu mendorong darah menjauh dari jaringan dan kemudian melepaskan tekanan memungkinkannya mengalir kembali.

Tidak mudah patah

Jika kuku tampak kokoh dan jarang patah, kemungkinan kuku kamu sehat. Sebaliknya, jika kuku sangat rapuh, kamu mungkin mengalami onikolisis. Menurut Mayo Clinic, onikolisis digambarkan sebagai kuku yang terpisah dari dasar kuku.

Kondisi ini dapat menyebabkan potensi cedera, infeksi, atau bahkan reaksi obat. Meskipun kekurangan zat besi dapat menyebabkan kerapuhan, kerapuhan kuku juga bisa disebabkan kuku yang sering basah dan kering, menurut American Osteopathic College of Dermatology.

Memiliki kutikula

Kutikula ada untuk menjaga kuku dan jaringan di bawahnya tetap aman, sehat, dan terlindungi. Berlawanan dengan kepercayaan populer, memotong kutikula bukanlah ide yang baik.

“Ingat, lempeng kuku hanyalah keratin yang tumbuh dari matriks kuku. Kutikula adalah kulit yang berada tepat di atas matriks kuku. Melindungi kutikula akan melindungi pertumbuhan kuku! Kutikula berfungsi sebagai penghalang untuk melindungi matriks dari bakteri, jamur, ragi, peradangan, dan trauma," ujar Ilyas.

Memotong kutikula sebenarnya bisa sangat merusak kuku, menempatkan kamu pada risiko mengembangkan semua jenis masalah.

"Setelah melakukan ini, kamu membuka matriks kukumu untuk berisiko terkena infeksi tetapi masalah lain seperti alur dan penyimpangan dalam pertumbuhan kuku," tambah Ilyas.

Tidak bertekstur

Meskipun tonjolan kuku vertikal normal, tonjolan horizontal mungkin menandakan masalah.

Alur horizontal yang dalam di kuku dikenal sebagai garis Beau dan mungkin menunjukkan masalah yang lebih serius. Menurut Harvard Health Publishing, munculnya garis-garis ini dapat mengindikasikan cedera pada matriks kuku, kebutuhan nutrisi yang tidak terpenuhi, infeksi pada lempeng kuku, reaksi obat, atau bahkan demam tinggi. Jika kamu melihat tanda-tanda ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter.

Lipatan kuku tidak bengkak.

Menurut WebMD, jika kulit di sekitar kuku tampak merah dan bengkak, itu berarti lipatan kuku kamu meradang. Ini mungkin akibat lupus atau gangguan jaringan ikat lainnya. Infeksi kuku juga dapat menyebabkan kemerahan dan peradangan pada lipatan kuku.

Itulah beberapa ciri-ciri kuku yang sehat. Bagaimana dengan kukumu?[]