Lifestyle

Kenalan dengan Precum, Lendir yang Bikin Wanita Khawatir Takut Hamil

Precum adalah penyelamat kehidupan sperma


Kenalan dengan Precum, Lendir yang Bikin Wanita Khawatir Takut Hamil
Ilustrasi bentuk penis (Freepik.com)

AKURAT.CO, Precum atau cairan pra-ejakulasi memang sangat membingungkan dan membuat khawatir untuk sebagian pasangan, terutama pasangan yang masih ingin menunda hadirnya momongan.

Sebenarnya, precum merupakan cairan lengket yang terbuat dari enzim, protein dan lendir yang diproduksi di kelenjar cowper. Kelenjar cowper terletak pada uretra, di dalam penis. Uretra sendiri ialah jalur keluarnya kencing dan ejakulasi.

Jadi, precum dan sperma adalah dua cairan yang berbeda. Precum dihasilkan dari kelenjar cowper, Sedangkan sperma dihasilkan dari testis.

Ketika seseorang terangsang dan mendekati klimaks, kelenjar cowper ini melepaskan cairan precum yang keluar melalui penis. Precum keluar terlebih dahulu sebelum sperma, karena berfungsi menetralkan urin asam yang masih tertinggal di uretra.

Tidak hanya itu, precum juga membantu menetralkan keasaman pada vagina untuk membantu kelangsungan hidup sperma, ketika dikeluarkan saat ejakulasi. Bisa dikatakan precum adalah penyelamat kehidupan sperma.

Lalu, apakah precum yang mengandung sel sperma bisa berpotensi menjadi penyebab kehamilan?

Menurut beberapa penelitian, precum mengandung sekitar 16% sel sperma pria. Walaupun ada kandungan sel sperma di precum, keadaan sperma pada precum biasanya lebih lemah karena terkontaminasi suhu ruangan.

Potensi kehamilan bisa saja terjadi karena precum masih mengadung sel sperma. Namun, sangat jarang seseorang hamil hanya dari precum karena keadaan spermanya cukup lemah.

Oleh karena itu, precum adalah alasan mengapa ‘metode cabut sebelum keluar’ tidak efektif untuk pengendalian terjadinya sebuah kehamilan. Bahkan, si pria sendiri tidak dapat memprediksi kapan keluarnya precum itu.

Selain sebagai penyebab kecilnya potensi kehamilan, precum juga dapat menularkan penyakit infeksi menular seksual dari pria ke wanita seperti gonore, klamidia, HPV, dan trichomonas. Cara terbaik untuk melindungi diri dari penyakit infeksi menular seksual dan risiko kehamilan adalah menggunakan alat kontrasepsi yang membuatmu nyaman, tidak hanya nyaman bagi wanita, tapi juga pria.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu