Ekonomi

Kemitraan Industri Hulu Migas Didorong Gandeng Pengusaha Lokal dan Daerah

kolaborasi dengan SKK Migas dengan mengadakan acara workshop dalam rangka mendorong peningkatan realisasi investasi di sektor hulu migas


Kemitraan Industri Hulu Migas Didorong Gandeng Pengusaha Lokal dan Daerah
Ilustrasi Blok Migas (Dokumentasi: Shutterstock)

AKURAT.CO Kementerian Investasi/BPKM RI bekerjasama dengan Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas saling berkolaborasi untuk terus memperbaiki pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Staf Ahli Peningkatan Daya Saing Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM RI, Heldy Satrya Putera mengatakan salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan kolaborasi dengan SKK Migas melalui acara workshop dalam rangka mendorong peningkatan realisasi investasi di sektor hulu migas.

Investasi dunia turun pada tahun 2020 sekitar -30% s/d -40%, akan tetapi Indonesia masih bisa mencapai realisasi investasi sebesar Rp826,3 triliun atau 101,1% dari target yang ditetapkan oleh Pemerintah yaitu Rp817,2 trilliun. 

"Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang masih negatif, yang dimana negara lain mulai positif di triwulan tahun 2021 pertama seperti Amerika Serikat, Singapura, Vietnam. Sedangkan Indonesia, Malaysia, dan Uni Eropa Masih negatif. Oleh sebab itu, kegiatan Kementerian Investasi dan SKK Migas melalui workshop ini diharapkan dapat mendorong peningkatan investasi Indonesia kedepannya. Kita dorong kemitraan di sektor hulu migas ini dengan melibatkan pengusaha lokal dan daerah," papar Heldy dalam Workshop Peningkatan Daya Saing Usaha Nasional 2021, di JW Marriot, Surabaya (23/6/2021).

Heldy melihat SKK Migas berupaya untuk meningkatkan produksinya dengan nilai 1 juta barell per/hari, untuk mencapai target pihaknya bakal melibatkan pengusaha-pengusaha daerah.

Heldy menegaskan dengan melibatkan berbagai pihak dari pemerintah hingga pengusaha daerah akan membawa pemerataan ekonomi bukan hanya dari sektor migas, melainkan banyaknya potensi yang Indonesia miliki untuk bisa meningkatkan investasi Indonesia yang akhirnya memperbaiki pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

"Dalam workshop ini kita akan melihat peluang-peluang usaha yang ada di sektor hulu migas, dan melalui workshop ini pula kita dapat mengetahui prosedur pengadaan barang dan jasa serta proses tender dalam kegiatan SKK Migas, serta bagaimana dukungan perbankan untuk kegiatan-kegiatan di sektor hulu migas. Untuk itu Kemeninves/BKPM telah bekerjasama dengan Bank BNI sehingga dalam hal ini kita dapat melihat peluang dan dukungan perbankan bagi pengusaha lokal tentunya", ungkapnya. 

Seperti diketahui, SKK migas mencatat capaian proyek onstream hulu migas pada tahun 2020 berhasil melebihi target yang ditetapkan yakni dengan 15 proyek tercapai dibanding target sebanyak 11 proyek. Potensi penambahan produksi migas dari proyek onstream diperkirakan dapat mencapai 9182 barel minyak per hari dan 143 juta kaki kubik gas bumi per hari. Terdapat tambahan 12 proyek yang akan onstream pada tahun 2021 dengan nilai investasi mencapai US$1,614 miliar.[]

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co