Ekonomi

Kementan Berharap Petani Terdampak Banjir bisa Maksimalkan Asuransi

Kementan Berharap Petani Terdampak Banjir bisa Maksimalkan Asuransi
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa upaya untuk mengatas bencana harus segera dilakukan, karena musibah bencana seperti banjir telah banyak membuat petani mengalami gagal panen.

Hal ini disampaikan olehnya saat berada di Kotawaringin, Kalimantan Tengah. Pihaknya berharap, dampak musibah banjir yang terjadi bisa segera ditangani. 

"Khususnya dampak terhadap sektor pertanian. Karena, jika sampai pertanian terganggu, bukan hanya petani yang dirugikan. Stok bahan pangan untuk masyarakat juga bisa terputus," kata Mentan Syahrul dalam siaran persnya, Sabtu, 24 September 2022.

baca juga:

Selain itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil berharap langkah pencegah dampak bencana segera diterapkan.

Hal ini merupakan upaya dan mitigasi agar masalah tidak merembet terlalu lebar dan menyebabkan kerugian besar

"Upaya pencegahan atau mitigasi harus segera dijalani. Jangan sampai masalah ini didiamkan dan petani menderita kerugian besar akibat bencana ini," tutur Ali.

Ali kemudian menambahkan, salah satu bentuk mitigasi yang dapat dimanfaatkan petani adalah asuransi pertanian.

"Asuransi itu akan membuat petani tidak merugi. Sebab, lahan yang diasuransi akan mendapatkan klaim saat terjadi gagal panen," katanya.

Lebih lanjut, Ali mengatakan asuransi akan membuat petani bisa beraktivitas dengan tenang karena tetap memiliki modal untuk tanam lewat klaim asuransi.