Ekonomi

KemenPUPR Segera Rampungkan SPAM IKK Merek dan Jaringan Perpipaan SPAM Simanindo KSPN Danau Toba

Kementerian PUPR terus meningkatkan akses air minum aman di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas.


KemenPUPR Segera Rampungkan SPAM IKK Merek dan Jaringan Perpipaan SPAM Simanindo KSPN Danau Toba
Danau Toba (AKURAT.CO/Damai Mendrofa)

AKURAT.CO, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya meningkatkan akses air minum aman bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado - Likupang. 

Dengan tersedianya sarana air minum diharapkan akan meningkatkan pemahaman tentang hidup bersih dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan dapat mengurangi risiko penyakit yang berdampak pada kesehatan serta memperkecil kasus gizi buruk dan stunting.

Di KSPN Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara tengah disiapkan pembangunan jaringan perpipaan di 2 lokasi yakni SPAM Merek berkapasitas di 20 liter/detik di Kabupaten Karo dengan anggaran untuk IPA Rp10,7 miliar dan perpipaan Rp18,17 miliar melalui skema Multi Years Contract (MYC) tahun 2020-2021 dan SPAM Simanindo dengan anggaran Rp11,8 miliar untuk jaringan perpipaan melayani 200 Sambungan Rumah (SR) di kawasan Tomok.

Untuk progres pembangunannya, saat ini SPAM Merek sudah 100% untuk IPA dan perpipaan ditargetkan rampung seluruhnya pada Juni 2021 sesuai kontrak. Lingkup pekerjaannya mencakup pekerjaan Instalasi Pengolahan Air, reservoar kapasitas 300 m3, rumah genset, rumah jaga, bangunan kantor, bangunan intake bendung, perpipaan antar bangunan.

Ibukota Kecamatan Merek berada di Kelurahan Merek. Dalam upaya memenuhi kebutuhan air minum di daerah tersebut, pembangunan SPAM Merek akan melayani beberapa daerah antara lain Kelurahan Merek, Desa Situnggaling, Nagalingga, Garingging, Desa Mulia Rakyat dan Desa Pangambaten. Adapun dari target 1.600 sambungan rumah, pada tahun 2021 diharapkan dapat melayani 250 sambungan rumah.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan prasarana dan sarana air minum merupakan infrastruktur dasar yang memberikan pengaruh vital pada kesehatan dan lingkungan. Selain itu, pembangunan jaringan layanan air minum melalui peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di KSPN Prioritas juga diharapkan dapat menjaga optimisme dan kesinambungan pembangunan infrastruktur untuk mendukung produktivitas sektor pariwisata di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan pandemi Covid-19, pemerintah meyakini sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada lima KSPN yang dihentikan,” katanya beberapa waktu lalu. []

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu