Olahraga

Kemenpora Bantu Persiapan Timnas Amputasi Indonesia Jelang Piala Dunia

Timnas Amputasi Indonesia akan berlaga di Piala Dunia 2022 pada Oktober mendatang.


Kemenpora Bantu Persiapan Timnas Amputasi Indonesia Jelang Piala Dunia
Timnas Amputasi Indonesia saat bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali usai memastikan diri lolos ke Piala Dunia Amputasi 2022, Kamis (17/3). (Akurat.co/Dimas Ramadhan)

AKURAT.CO, Tim Nasional Amputasi Indonesia tengah bersiap untuk mengikuti Piala Dunia 2022. Dalam persiapannya, tim bentukan Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) itu mendapatkan bantuan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Bagi Timnas Amputasi, ini tentu kabar menggembirakan sekaligus menenangkan. Sebab, mereka sebelumnya terkendala dana dan dalam perjalanannya menuju Piala Dunia 2022, tidak mendapatkan bantuan sedikitpun dari pemerintah.

"Alhamdullilah, Menpora [Zainudin Amali] sudah bantu persiapan, konsumsi, penginapan. Sebagian iya, sisanya kita dapat sponsor dari swasta," kata Pelatih Timnas Amputasi Indonesia, Bayu Guntoro ketika ditemui Akurat.co usai memimpin latihan perdana di di Lapangan Sports Club Serenia Mansion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (27/6).

baca juga:

Hal serupa juga diungkapkan oleh Direktur Teknik Timnas Amputasi Indonesia, Rixhi Saputra. Dia menyampaikan bahwa Kemenpora telah memberikan bantuan mulai dari penginapan hingga honor pemain.

"Kalau bantuan dari Menpora lebih ke sarana dan pra sarana seperti penginapan, konsumsi, akomodasi, dan juga tiket keberangkatan," kata Rixhi.

"Kalau lain lainnya kita masih mencari tambahan lain agar teman-teman ini bisa terpenuhi semua kebutuhannya, termasuk honor itu juga sudah dianggarkan oleh Kemenpora."

Rixhi menambahkan, pihaknya sebenarnya masih mengharapkan bantuan lain dari Kemenpora. Ia berharap agar pemerintah juga dapat memberikan dukungan kepada keluarga para pemain.

"Tapi di belakang mereka kan masih ada keluarga yang ditinggalkan, itu yang menjadi beban pikiran kita bagaimana caranya kita bisa mendukung keluarga pemain dan mereka dapat honor agar mereka latihan bisa tenang, materi bisa masuk ke mereka, dan target kita bisa terpenuhi," tambahnya.

Lebih jauh, Rixhi menyampaikan bahwa persiapan Timnas Amputasi menuju Piala Dunia 2022 selama tiga bulan sebagian besar telah terpenuhi oleh pemerintah. Sementara sisanya, ia mengharapkan dukungan dari pihak swasta.

"Porsinya kalau dari Menpora bisa dikatakan 70 persen, kita tinggal mencari sisanya karena pelatih tidak tercover semua yang ke Turki. Hanya pelatih kepala dan pelatih kiper," terang Rixhi.

"Harapan kami seperti asisten pelatih dan ofisial lain juga terbawa karena kami kan penyandang disabilitas, ofisialnya juga disabilitas. Terkait atlet disabilitas, mereka butuh dukungan dari non disabilitas."

Timnas Amputasi Indonesia mulai menggelar pemusatan latihan sebagai persiapan jelang Piala Dunia 2022 pada Senin (27/6). Mereka akan melakukan TC selama tiga bulan untuk kemudian terbang ke Turki pada Oktober mendatang.[]