News

Kemenlu Kembali Datangkan Lebih Dari Satu Juta Dosis Astrazrneca Jalur Multilateral

Kementerian Luar Negeri kembali menerima vaksin Astrazrneca ke dalam negeri.


Kemenlu Kembali Datangkan Lebih Dari Satu Juta Dosis Astrazrneca Jalur Multilateral
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menyampaikan pidatonya saat jumpa pers dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi di Jakarta, 10 Januari 2020 (Reuters)

AKURAT.CO  Kementerian Luar Negeri kembali menerima vaksin Astrazrneca ke dalam negeri. Kehadiran vaksin produk Covac Vacility itu merupakan hasil diplomasi multilateral Menlu Retno Marsudi. Ia menjemput sendiri vaksin tersebut di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Sabtu pagi (8/5/2021). 

"Pada hari ini kita patut bersyukur bahwa Indonesia dapat kembali menerima batch ketiga dari (jalur) multilateral yaitu dari Covac vacility," katanya dalam konferensi pers secara during di Bandara Soetta. 

Dia mengungkapkan, jumlah vaksin yang tiba Sabtu pagi ini yakni sebesar 1.389.600 dosis dalam bentuk vaksin jadi, siap pakai. Kehadiran vaksin pagi ini, kata dia, menambah volume vaksin Astrazrneca yang diterima pemerintah Indonesia dari jalur kerjasama multilateral. Pada 6 Mei lalu, pemerintah juga kehadiran 55.300 dosis vaksin serupa.

"Maka dengan demikian jumlah vaksin astrazrneca batch ketiga yang diterima pada minggu ini dari Covac Vacility adalah sebesar 1.440.900 dosis vaksin jadi astrazrneca," ungkapnya. 

Dia mengungkapkan, secara akumulatif, total vaksin Astrazrneca dari jalur diplomasi multilateral yang telah diterima pemerintah Indonesia mencapai 6.410.500 dosis vaksin jadi. Sementara, bila diakumulasi dengan seluruh jenis vaksin yang telah tiba di tanah air, pemerintah Indonesia telah mengamankan 75.910.500 dosis vaksin. Dg rincian sebagai berikut: vaksin Sinovac 68.500 ribu dosis. Astrazrneca dari Covac Vacility 6.410.500 dosis. Kemudian tambahan dari Sinovac sebesar 1 juta dosis. 

"Indonesia sangat memahami bhw upaya utk memenuhi komitmen kesetaraan akses vaksin bagi semua negara tdklah mudah," katanya.[]