Ekonomi

Kemenkop UKM Minta Peran UMKM di Sektor Perpajakan Ditingkatkan

Kemenkop UKM menyatakan peran UMKM di sektor perpajakan perlu terus ditingkatkan. Hal ini mengingat jumlah Wajib Pajak (WP) dari UMKM masih kecil.


Kemenkop UKM Minta Peran UMKM di Sektor Perpajakan Ditingkatkan
Ilustrasi - Sektor UMKM (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman menyatakan peran UMKM di sektor perpajakan perlu terus ditingkatkan. Hal ini mengingat jumlah Wajib Pajak (WP) dari UMKM masih kecil.

“Peran UMKM sangat penting namun sektor perpajakan UMKM perlu terus ditingkatkan karena data perpajakan WP dari UMKM masih kecil,” katanya dalam webinar di Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Hanung menuturkan WP dari UMKM harus ditingkatkan karena sebenarnya sektor ini memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yakni mencapai 60 persen.

Tak hanya itu, ia menyebutkan UMKM juga mampu menyerap jumlah tenaga kerja yang sangat banyak yaitu mencapai 97 persen dari total 64 juta UMKM di Indonesia.

“UMKM penggiat ekonomi yang andal, tahan, mampu tumbuh dan beradaptasi dengan cepat,“ ujarnya dilansir dari Antara.

Di sisi lain, ia mengatakan melalui kontribusi UMKM sebesar 60 persen terhadap PDB tersebut perannya dalam penerimaan PPh Final UMKM pada 2014 baru sekitar Rp2 triliun.

Ia menjelaskan usaha berskala mikro di Indonesia yang mencapai 99,6 persen tidak mengerti mengenai laporan keuangan dan perpajakan sehingga menyebabkan kontribusinya terhadap penerimaan pajak masih rendah.

Ia menekankan pemerintah telah menyediakan berbagai aplikasi untuk mempermudah UMKM dalam membuat laporan keuangan yang menjadi dasar bagi pelaporan pajak namun pengetahuan mengenai digitalisasi masih terbatas.

Oleh sebab itu, Kemenkop dan UKM sedang memperkuat peningkatan kapasitas UMKM melalui penguatan data base, perbaikan kualitas SDM, hingga pengembangan kawasan terpadu dan UMKM.

Sumber: Antara

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu