Ekonomi

Kemenkeu Kantongi Utang Rp34 Triliun dari Hasil Lelang SUN

Pemerintah menyerap dana sebesar Rp34 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) di pasar perdana.


Kemenkeu Kantongi Utang Rp34 Triliun dari Hasil Lelang SUN
Ilustrasi obligasi (sekuritas.co.id)

AKURAT.CO  Pemerintah menyerap dana sebesar Rp34 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) di pasar perdana dengan penawaran masuk mencapai Rp107,78 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Selasa (3/8/2021) menyatakan realisasi lelang ini memenuhi target indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp33 triliun.

Dilansir dari Antara, untuk seri SPN12211104, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 2,8215 persen.

Jumlah penawaran masuk untuk seri yang jatuh tempo pada 4 November 2021 mencapai Rp9,91 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 2,8 persen dan imbal hasil tertinggi 3,15 persen.

Untuk seri SPN12220527, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,12050 persen.Jumlah penawaran masuk untuk seri yang jatuh tempo pada 27 Mei 2022 mencapai Rp8,25 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 3,09 persen dan imbal hasil tertinggi 3,35 persen.

Untuk seri FR0090, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp10,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,21786 persen.Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 April 2027 mencapai Rp26,31 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,19 persen dan imbal hasil tertinggi 5,4 persen.

Untuk seri FR0091, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp12,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,27853 persen.Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 April 2032 mencapai Rp39,57 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,25 persen dan imbal hasil tertinggi 6,5 persen.

Untuk seri FR0088, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,75 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,29817 persen.

Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 Juni 2036 mencapai Rp4,3 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,25 persen dan imbal hasil tertinggi 6,43 persen.

Sumber: Antara