News

Kemenkes: Vaksinasi Booster Terkendala Capaian Vaksinasi Dosis 1 & 2 

Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tirmizi mengatakan, saat ini pemerintah sedang mematangkan kebijakan vaksinasi booster atau dosis ketiga.


Kemenkes: Vaksinasi Booster Terkendala Capaian Vaksinasi Dosis 1 & 2 
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi (Dokumentasi BNPB)

AKURAT.CO Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tirmizi mengatakan, saat ini pemerintah sedang mematangkan kebijakan vaksinasi booster atau dosis ketiga. Sementara waktu, dosis tambahan ini akan diprioritaskan untuk masyarakat lanjut usia (lansia). 

Namun demikian, Nadia menuturkan, salah satu masalah yang dihadapi saat ini adalah target vaksinasi dosis 1 dan 2 masih jauh dari target.

"Apakah lansia akan kita mulai vaksinasi di Januari? Ini sedang kita matangkan untuk kebijakannya, mengingat baru 51 persen lansia yang mendapat vaksinasi dosis pertama, sementara dosis kedua baru 30 persen," kata Nadia dalam Dialog Produktif Jumat yang disiarkan di kanal YouTube Kompas TV, Jumat (3/12/2021).

Menurut Nadia, golongan lansia menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk mendapatkan dosis tambahan karena dua dosis vaksin dinilai kurang mampu meningkatkan imunitas lansia yang telah menurun untuk melawan Covid-19. 

Menurutnya, lansia dan beberapa kelompok rentan lain memerlukan booster karena efiktivitas vaksin dosis pertama dan kedua akan menurun seiring berjalannya waktu. Penurunan efektivitas tesebut akan perlu diantisipasi dengan pemberian booster, terutama kepada lansia yang memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah. 

"Penurunannya bukan berarti nol. Artinya proteksi itu tetap ada, ditambah kekebalan kelompok yang sudah dibangun ini menjadi satu kombinasi intervensi penanganan pandemi yang baik," katanya.

Sebelum merencanakan booster vaksin untuk lansia, pemerintah tengah berupaya untuk memberikan booster vaksin kepada para tenaga kesehatan dan orang dengan permasalahan kekebalan tubuh juga menjadi prioritas untuk mendapatkan booster. 

Nadia mengingatkan, booster vaksin lebih dianjurkan untuk orang yang sudah mendapatkan dosis vaksin lengkap. 

"Tapi yang harus diingat, vaksinasi booster akan lebih baik kalau dimulai pada saat vaksinasi lengkap dosis satu dan dua sudah didapatkan oleh minimal 60 persen dari sasaran," kata Nadia.