News

Kemenhub Beri Bantuan Paket Sembako Bagi Mitra Transportasi di Bandung

Paket sembako tersebut telah disalurkan kepada pengemudi ojek online, ojek pangkalan, pengemudi angkot, porter terminal, dan masyarakat di sekitar terminal


Kemenhub Beri Bantuan Paket Sembako Bagi Mitra Transportasi di Bandung
Pembagian sembako untuk mitra pengemudi di Bandung (Dokumen)

AKURAT.CO Kementerian Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membagikan paket sembako sebagai bantuan sosial kepada masyarakat Bandung dan sekitarnya, khususnya para pekerja di sektor transportasi. Kegiatan ini berlangsung di Terminal Leuwipanjang, Bandung pada Rabu (4/8) siang.

“Bapak Menteri Perhubungan memerintahkan saya untuk membantu penanggulangan Covid-19 tidak hanya untuk sektor transportasi saja. Saya diminta untuk membantu kesulitan masyarakat dan Pemerintah Daerah. Kami juga mendapat dukungan dari BUMN melalui program CSR dan APM Gaikindo yang menyiapkan beberapa paket sembako untuk masyarakat termasuk hari ini yang akan kita bagikan di Terminal Leuwipanjang,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dalam keterangan persnya, Rabu (4/8/2021). 

Dirjen Budi menyampaikan bahwa pihaknya bekerjasama dengan PT. Jasa Raharja dan PT. Astra International Tbk memberikan bantuan sosial berupa 1.000 paket sembako. Paket sembako tersebut telah disalurkan kepada pengemudi ojek online, ojek pangkalan, pengemudi angkot, porter terminal, dan masyarakat di sekitar terminal.

"Para pengemudi ojek, mitra transportasi termasuk pengemudi angkot itu yang paling membutuhkan. Ini juga bagian dari komitmen Kemenhub untuk  membantu Pemerintah Propinsi Jawa Barat agar dapat meringankan beban masyarakat. Sesuai dengan hasil koordinasi kami dengan Gubernur Ridwan Kamil, vaksin juga sangat dibutuhkan, oleh karena itu bersama Dirut Jasa Raharja kami juga akan membantu pengalokasian vaksin di Bandung dan juga Jakarta," lanjut Dirjen Budi.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan di Terminal Leuwipanjang tersebut karena sudah meringankan beban masyarakat pada saat PPKM Level 4 di Kota Bandung.

"Kasus dari hari ke hari semakin turun, keterisian rumah sakit juga sudah 51 persen, sudah di bawah standar kritis WHO, bulan lalu puncaknya 91 persen. Keberhasilan PPKM ini juga mendapatkan sebuah pengorbanan dari masyarakat yang ekonominya terdampak karena mobilitasnya harus dibatasi. Kami bersyukur penerima bansos sudah naik dari 40 persen menjadi 63 persen. Meskipun demikian angka ini belum cukup, inilah yang dibantu oleh semua pihak termasuk hari ini oleh Ditjen Hubdat, PT. Jasa Raharja dan PT. Astra International Tbk,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Marta Hardisarwono, Direktur Prasarana Transportasi Jalan Popik Montanasyah, Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani, Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi PT. Jasa Raharja Amos Sampetoding, serta Ketua Koordinator Wilayah Grup Astra Bandung PT Astra International Tbk, Dede Julianto.[TIM]