News

Kemenhan Matangkan Rencana Program Bela Negara Untuk Mahasiswa Baru

Peserta Bela Negara akan terdiri dari seluruh mahasiswa baru se-tanah air


Kemenhan Matangkan Rencana Program Bela Negara Untuk Mahasiswa Baru
Dadang Hendrayudha

AKURAT.CO  Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyiapkan program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBM) bagi seluruh mahasiswa di tanah air.

Program itu bakal diberikan kepada mahasiswa baru tahun ini di seluruh kampus di Indonesia.

Program itu disebut sebagai wujud kehadiran negara bagi generasi muda dalam menghadapi dinamika perkembangan lingkungan yang cepat berubah. 

Untuk menjalankan program itu, Kemenhan melakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan sejumlah pihak yang akan terlibat dalam program PKBM itu. Misalnya dari unsur TNI, Polri, Kemendikbud, Kemenag, Kemenkominfo, BNN, hingga BNPT. Rakor tersebut diselenggarakan di Hotel Rafles, Kuningan. 

Direktur Jenderal Dirjen Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kemenhan Mayjen TNI Dadang Hendrayudha mengatakan, Rakor PKBM itu merupakan tindaklanjut UU Nomor 23 terkait bela negara. 

"Kita berharap kegiatan ini nanti kita bisa ditindaklanjuti khususnya untuk menghadapi penerimaan mahasiswa baru. Secara serentak, secara sinergi kita turun ke lapangan baik dari Kemenhan, TNI, Polri, Kementerian terkait dalam hal ini BNPT, BNN, dan dari Kominfo juga dilibatkan," kata Dadang dalam video yang diunggah di akun YouTube Kemenhan, Sabtu (12/6/2021). 

Dia tak menyebut bentuk kegiatan yang akan mereka lakukan nantinya. Tetapi, dia sempat menyinggung penggunaan dan konten-konten media sosial para mahasiswa diharapkan berisi konten yang bernada damai. 

"Saya berharap adik-adik kita yang banyak ini bisa berpartisipasi untuk mengisi konten-konten yang kreatif, konten-konten yang bernada damai," katanya. 

Sementara itu, Direktur Bela Negara Brigjen TNI Jubei Levianto menambahkan, kegiatan PKBM bertujuan untuk mengajak para mahasiswa menjadi generasi penerus bangsa yang dapat diteladani. 

"Saya mengajak adik-adik mahasiswa, dan yang nanti akan jadi pelajar tingkat mahasiswa, menjadi generasi penerus bangsa yang dapat diteladani oleh seluruh masyarakat Indonesia, jadi contoh, sehingga generasi muda berikutnya akan jadi generasi yang luar biasa," katanya.