Ekonomi

Kemendes PDTT Klaim Transmigrasi Ikut Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional

Kemendes PDTT: program transmigrasi turut menyukseskan program ketahanan pangan nasional.


Kemendes PDTT Klaim Transmigrasi Ikut Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional
Petani memilah bibit padi untuk ditanam di areal persawahan di kawasan Ujung Menteng, Jakarta Timur, Kamis (7/11/2019). Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju, Syahrul Yasin Limpo menargetkan dalam 100 hari kerja akan memetakan data pertanian guna menyediakan pangan bagi 367 juta penduduk Indonesia. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyampaikan program transmigrasi turut menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

"Program Transmigrasi diharapkan bisa memberikan sumbangsih dalam pemulihan ekonomi nasional melalui agenda ketahanan pangan nasional, kemandirian pangan hingga kedaulatan pangan nasional," ujar Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Taufik Madjid dilansir dari Antara, Rabu (21/4/2021).

Saat ini, Kemendes PDTT fokus revitalisasi 52 kawasan transmigrasi yang telah ditetapkan sebagai prioritas nasional. Revitalisasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan pengembangan kawasan transmigrasi yang telah dibangun. Oleh karena itu, Kemendes PDTT telah mengambil kebijakan tidak membuka dan membangun kawasan transmigrasi baru.

"Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi belum akan membuka kawasan baru. Yang ada adalah revitalisasi pengembangan kawasan-kawasan yang ada," kata Taufik saat memberikan arahan pada Forum Komunikasi Bidang Ketransmigrasian 2021 Regional Sumatera di Balai Makarti Muktitama Kemendes PDTT.

Ia mengatakan revitalisasi kawasan transmigrasi agar paradigma transmigrasi tidak sekadar program memindahkan warga dari satu daerah ke daerah lainnya. Namun juga memindahkan berbagai perangkat yang dibutuhkan, seperti teknologi hingga pasar secara masif.

Ia berharap, melalui revitalisasi tersebut, akumulasi dari ketersediaan lahan yang diberikan kepada para transmigran, dapat menjadi lokomotif terciptanya ketahanan pangan nasional.

"Kalau kita bicara satu pandangan baru, paradigma yang baru untuk pembangunan transmigrasi, kita ingin mendorong masyarakat, baik nasional maupun lokal, yang melakukan transmigrasi, itu diberikan bekal lahan yang luas, yang masif untuk mendorong terciptanya ketahanan pangan nasional," ujarnya.

Kegiatan Forum Komunikasi Bidang Ketransmigrasian Regional Sumatera pada 20-23 April 2021, rangkaian yang juga akan dilaksanakan di dua wilayah lainnya, yakni Regional Kalimantan-Nusa Tenggara-Bali pada 27-30 April 2021 dan Regional Sulawesi-Maluku-Papua pada 24-28 Mei 2021.

Adapun kegiatan ini untuk menjaring, menampung, dan membahas usulan program pada 2022 serta memonitor dan mengendalikan pekerjaan pada 2021.[]

Sumber: Antara

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co