Ekonomi

Kemendag Resmikan Balai Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan di Makassar

Kemendag Resmikan Balai Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan di Makassar
Peresmian Balai Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan (Dok. Kementerian Perdagangan)

AKURAT.CO, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Suhanto meresmikan Balai Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan (BDAP) di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (22/11/22).

“Penyederhanaan birokrasi menggeser pegawai struktural menjadi fungsional serta menumbuhkan jenis-jenis jabatan fungsional baru. Menanggapi perubahan iklim kerja ASN tersebut, Kementerian Perdagangan membentuk BDAP diMakassar untuk meminimalisasi kemungkinan adanya informasi yang tidak sampai ke daerah atau kebutuhan yang tidak tersampaikan ke pusat,” ujar Suhanto dalam sambutannya.

Kehadiran BDAP di Makassar diharapkan dapat menjembatani kebijakan terkait jabatan fungsional (jabfung) di pusat dengan kondisi di lapangan, khususnya di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.

baca juga:

Keberadaan BDAP di Makassar adalah tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kualitas SDM aparatur negara sehingga bisa produktif dan berdaya saing.

Pembentukan BDAP telah diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 61 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan No. 81 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Perdagangan.Suhanto menerangkan, BDAP Makassar saat ini menempati ruang kerja di Graha Succofindo Jl Urip Sumoharjo No 90, Makassar.

BDAP Makassar memiliki wilayah kerja yang meliputi Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua,dan Papua Barat. Dari sisi administrasi, cakupannya meliputi 10 provinsi serta144 kabupaten dan kota.

“Pembinaan jabatan fungsional bidang perdagangan akan semakin penting karena jumlahnya bertambah dan memerlukan pelatihan, baik fungsional maupun teknis, yang mendukung pekerjaan dan karir,” jelas Suhanto.

Suhanto menambahkan, jabatan fungsional aparatur perdagangan itu juga diharapkan terus meningkatkan kompetensi serta kualitas outputdan outcome.

Untuk itu, perlu diselenggarakan pelatihan kepada aparatur perdagangan agar memiliki profesionalisme dan kompetensi yang tinggi, berdayaguna, dan berhasil guna.