Olahraga

Kemenangan di Game Kedua jadi Harga Mati Dewa United Surabaya

Anak Dewa harus menyerah 74-78 di game pertama.

Kemenangan di Game Kedua jadi Harga Mati Dewa United Surabaya
Dewa United Surabay saat melawan Prawira Bandung di game pertama babak playoff IBL 2022 yang berlangsung di C'Tra Arena Bandung, Sabtu (13/8) (Dewa United Surabaya)

AKURAT.CO - Dewa United Surabaya harus mengakui ketangguhan Prawira Bandung pada game pertama Playoff Indonesian Basketball League (IBL) 2022.

Bertanding di C'Tra Arena Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/8), Anak Dewa -julukan Dewa United Surabaya- harus menyerah dengan selisih dua bola, 74-78.

Untuk menjaga asa lolos ke semifinal, kemenangan menjadi harga mati bagi pasukan Maximiliano Enrique Seigorman. Pelatih asal Argentinya itu bahkan menegaskan timnya akan lebih siap pada game kedua yang akan berlangsung malam nanti.

baca juga:

"Besok kami harus lebih baik, kurangi turnover dan lebih banyak mencetak angka lewat tembakan. Pertandingan kedua besok kami akan lebih siap," ujar pelatih yang karib disapa Coach Maxi.

Senada dengan sang pelatih, kapten Dewa United Surabaya, Kaleb Ramot Gemilang juga optimistis merebut kemenangan game kedua. Menurutnya, Anak Dewa masih memiliki peluang untuk bisa mengubah situasi.

Apalagi pada game pertama ini, Dewa United Surabaya hanya tertinggal empat poin dari lawan.

"Masih ada harapan. Kami main tidak bagus hari ini, tapi cuma kalah empat angka. Besok harus lebih baik lagi," tegas Kaleb.

Di game pertama, Anak Dewa memulai pertandingan dengan menurunkan starting five Kaleb Ramot Gemilang, Kevin Moses Poetiray, Xaverius Prawiro, Nicholas Mahesa, dan Zoran Talley Jr.

Game kedua Playoff IBL 2022 melawan Prawira akan langsung dilanjutkan pada Minggu (14/8), pukul 18.45 WIB nanti malam.