Olahraga

Kemenangan Australia Di Al Rayyan "Merahkan" Subuh Di Sydney Dan Melbourne

Kemenangan Australia Di Al Rayyan
Suporter Tim Nasional Australia ketika merayakan kemenangan timnya atas Denmark di Al Rayyan, Qatar, Rabu (30/11). (TWITTER/Socceroos)

AKURAT.CO, Sejurus setelah wasit Musthapa Ghorbal asal Aljazair meniup peluit akhir tanda laga antara Australia dan Denmark, gemuruh tak hanya pecah di Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Rabu (30/11) malam. Namun juga nun di Laut Pasifik yang berjarak lebih dari 12 ribu kilometer.

Ya, kemenangan 1-0 Australia atas Denmark di penyisihan terakhir Grup D Piala Dunia Qatar 2022 telah menghebohkan ruang publik pada jam subuh di Sydney, Australia. Ribuan orang yang menyaksikan pertandingan antara tim nasional mereka pecah dalam kegembiraan.

Di Jalan George yang terletak di distrik pusat bisnis, suporter Socceroos–julukan Timnas Australia–merayakan keberhasilan tim kebanggaan mereka dengan menyanyikan yel-yel “ole, ole, ole” seraya membakar suar.

baca juga:

Penampakan yang sama juga terjadi di sebelah tenggara benua Australia. Di Lapangan Fed, suporter juga berteriak dan melompat-lompat dengan udara bernuansa merah akibat nyala suar.

“Kemenangan luar biasa oleh Socceroos,” tulis Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, di akun Twitternya.

Australia pantas segembira itu. Pasalnya, dari enam kali partisipasi mereka di Piala Dunia sejak 1974, mereka baru dua kali lolos ke babak 16 besar. Yang pertama terjadi di Jerman pada 2006 namun istimewanya di Qatar tahun ini untuk kali pertama mereka memetik dua kemenangan di babak penyisihan.

Hal lain yang menarik dari Australia adalah bahwa pelatih tim nasionalnya, Graham Arnold, melarang pemainnya menggunakan media sosial selama turnamen. Hal tersebut disayangkan oleh warganet karena pencetak gol kemenangan atas Denmark, Matthew Leckie, tak bisa menyaksikan euforia di negerinya.

“Tak ada perayaan,” kata Leckie usai laga melawan Denmark sebagaimana dipetik dari ABC.

“Sebagaimana yang saya katakan kepada anak-anak (rekan setim), itulah sebabnya kami menang melawan Tunisia (di pertandingan sebelumnya). Tidak merayakan, tidak emosional. Tidur. Tak ada media sosial.”

Selanjutnya, Australia tinggal menunggu lawan di babak 16 besar berdasarkan hasil pertandingan Polandia dan Argentina. Adapun Polandia dan Argentina bersiap bertanding di penyisihan terakhir Grup E di Stadion 974, Doha, beberapa saat setelah artikel ini diturunkan.[]