News

Kemenag Terbitkan Panduan Puja Bhakti dan Dharmasanti Waisak saat Pandemi

Salah satunya, memastikan semua peserta yang mengikuti kegiatan sosial dalam kondisi sehat;


Kemenag Terbitkan Panduan Puja Bhakti dan Dharmasanti Waisak saat Pandemi
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Dok. Kemenag)

AKURAT.CO, Hari Raya Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis yang jatuh pada tanggal 26 Mei 2021 ini masih dalam suasana pandemi. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan panduan perayaan Waisak saat pandemi. 

Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 11 tahun 2021 tentang Puja Bhakti/Sembahyang dan Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis Saat Pandemi Covid.

“Panduan diterbitkan dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat Buddha dalam penyelenggaraan Puja Bhakti/Sembahyang dan Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis/2021,” tegas Gus Menag sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari laman resmi Kemenag pada Sabtu (22/5/2021).

Gus Yaqut minta kepada seluruh jajaran Kemenag untuk mensosialisasikan edaran ini secara masif.

"Terutama kepada pengurus Organisasi/Majelis Agama Buddha, anggota sangha, pengelola rumah ibadah, dan umat Buddha agar dilaksanakan sebagaimana mestinya,” kata dia.

Berikut ketentuan panduan penyelenggaraan Puja Bhakti dan Dharmasanti Waisak saat Pandemi:

1. Kegiatan sosial seperti Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan dan Bakti Sosial menyambut Hari RayaTri Suci Waisak dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

A. Pastikan semua peserta yang mengikuti kegiatan sosial dalam kondisi sehat;

B. Seluruh peserta wajib mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, memberikan salam dengan Anjali (mengatupkan kedua belah tangan di depan dada) dan melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat;