News

Kemenag Siapkan Program Pemberdayaan Masjid Raya Syeikh Zayed Solo

Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Syeikh Zayed Solo telah dimulai pada 6 Maret lalu.


Kemenag Siapkan Program Pemberdayaan Masjid Raya Syeikh Zayed Solo
Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin saat bertemu dengan Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka.

AKURAT.CO, Kementerian Agama akan menyiapkan program pemberdayaan Masjid Raya Syeikh Zayed di Solo, Jawa Tengah.

Hal ini dikemukakan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin saat bertemu dengan Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, di kediaman Dubes UEA, Kuningan, Jakarta Selatan. 

"Kemenag mensupport sepenuhnya. Nanti pelaksanaan program di dalamnya, kegiatan-kegiatan yang ada di situ akan dikelola Kemenag,” tutur Kamaruddin sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari laman resmi Kemenag pada Rabu (21/4/2021).

Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas berbagai peluang pengembangan masyarakat melalui keberadaan masjid tersebut.

“Kita ngobrol-ngobrol, diskusi untuk pembangunannya ke depan. Jadi itu saja intinya pertemuan malam ini, menyambut pembangunan Masjid Raya Solo. Kita berharap Masjid Raya Syeikh Zayed ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh umat Islam khususnya di Surakarta," imbuhnya. 

Sebelumnya, peletakan batu pertama pembangunan Masjid Syeikh Zayed Solo telah dimulai pada 6 Maret lalu.

Dalam kesempatan tersebut hadir Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama Ketua Otoritas Umum Bidang Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Matar Al Kaabi.

Masjid yang berlokasi di Kampung Gilingan, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah itu dibangun dengan desain menyerupai Grand Mosque di Abu Dhabi, ibu kota UEA. []

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu