News

Kemenag Siap Jadikan Asrama Haji Seluruh Indonesia sebagai RS Darurat Covid-19


Kemenag Siap Jadikan Asrama Haji Seluruh Indonesia sebagai RS Darurat Covid-19
Petugas membersihkan ruang kamar bagi jamaah haji Indonesia di Asrama Haji Jakarta, Minggu (15/7/2018). Persiapan tersebut dalam rangka menyambut jamaah haji yang akan berangkat pada 17-29 Juli dari Jakarta-Madinah dan 30-15 Agustus tujuan Jakarta-Jeddah dengan jumlah kuota sebanyak 221.000 orang. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Kementerian Agama (Kemenag) RI menyatakan siap untuk menfasilitasi dan menjadikan Asrama Haji di Seluruh Indonesia sebagai Rumah Sakit (RS) darurat Covid-19 atau Virus Corona.

Kemenag juga siap menfasilitasi dan memback up Asrama Haji sebagai RS darurat alternatif. Asrama Haji yang dimiliki Kemenag sebanyak 16 yang tersebar di seluruh Indonesia.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Zainut Tauhid Saadi mengtakan, tentunya tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Namun, secara teknis tetap dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 dan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Menurut Zainut, Kemenag juga sudah membuat skala prioritas penggunaan Asrama Haji sebagai RS darurat Covid-19 tersebut.

“Salah satu yang sudah berjalan adalah dengan RS Haji Pondok Gede yang melayani banyak pasien COVID-19. Untuk hal itu kami meminjamkan gedung utama Asrama Haji Pondok Gede sebagai fasilitas perawatan pasien dalam pemantauan (PDP),” kata Zainut dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Ia menuturkan bahwa untuk sementara fasilitas yang digunakan di Asrama Haji Pondok Gede sebanyak 70 kamar guna keperluan mengkarantina orang yang berstatus PDP, dirawat sambil menunggu kepastian akan hasil tes COVID-19 mereka dan ketika sudah dinyatakan positif akan dikirim ke rumah sakit rujukan.

“Kami juga terus melakukan koordinasi dengan seluruh Kanwil untuk mendapat masukan dari mereka tentang kawasan yang sangat membutuhkan bantuan penanganan wabah COVID-19 ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, jumlah asrama haji yang dimiliki Kemenag sebanyak 16 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Lebih dari itu, kata dia, Kementerian Agama juga menindaklanjuti amanat Presiden RI agar setiap kementetian dan lembaga melakukan revisi anggarannya untuk dialokasikan penanggulangan pandemi Corona.

“Lebih dari Rp300 miliar anggaran telah direlokasi untuk membantu penganan wabah virus Corona. Anggaran itu dihimpun dari sejumlah pos perjalanan dinas di luar dan dalam negeri serta kegiatan regular,” terangnya.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co