News

Kemenag: Ratusan Calon Haji 2021 di Mataram Tunggu Kebijakan Pemerintah

739 calon haji asal Mataram yang menunggu kebijakan pemerintah untuk pemberangkatan haji 2021.


Kemenag: Ratusan Calon Haji 2021 di Mataram Tunggu Kebijakan Pemerintah
Menteri Agama Fachrul Razi mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020). Rapat itu membahas mekanisme pembatalan keberangkatan jemaah haji dan evaluasi kinerja serta anggaran program penanggulangan COVID-19 di madrasah dan pesantren. Selain itu, rapat tersebut juga membahas berbagai isu-isu terkini, seperti perayaan Iduladha yang akan tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan ada 739 calon haji asal daerah setempat yang menunggu kebijakan pemerintah untuk pemberangkatan haji 2021.

Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram, H M Amin mengatakan, ke-739 calon haji tersebut merupakan calon haji yang ditunda keberangkatannya tahun 2020 karena pandemi COVID-19.

"Karena itu, kalau dalam waktu dekat atau maksimal setelah Lebaran 1442 Hijriah pemerintah mengeluarkan kebijakan pemberangkatan haji, Insya Allah jamaah kita sudah siap baik secara administrasi, fisik maupun mental," katanya di Mataram, Kamis, (22/4/2021).

Pasalnya, berbagai persyaratan untuk keberangkatan sudah dilakukan oleh jemaah. Seperti paspor, pelunasahan biaya pelaksanana ibadah haji (BPIH), vaksin COVID-19, serta manasik dan lainnya sudah dilaksanakan.

"Tapi untuk menyegarkan ingatkan jemaah, kita bisa melakukan manasik lagi dan itu tidak menjadi masalah. Bahkan, dari IPHI (Ikatan Persudaraan Haji Indonesia) Kota Mataram sudah menyatakan siap memberikan manasik minimal enam kali pertemuan," katanya.

Namun demikian, lanjutnya, kendati Pemerintah Arab Saudi menyatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang diprioritaskan memberangkatkan jemaah haji tahun 2021, karena memiliki mayoritas penduduk muslim dan jemaah haji yang relatif paling banyak, tapi sampai saat ini belum ada informasi resmi dari pemerintah pusat terkait kemungkinan akan ada pemberangkatan haji.

"Sejauh ini kita dapat informasi dari media saja, sementara secara resmi tertulis belum ada," katanya.

Dengan demikian, dalam hal kepastian pemberangkatan haji belum bisa menyampaikan informasi secara pasti baik kepada jemaah maupun masyarakat secara umum.

"Harapannya, jemaah calon haji bisa tetap bersabar menunggu kepastian pemberangkatan dari pemerintah," ujarnya. []

Sumber: Antara