Tech

Kembangkan Perusahaan, Tencent Akuisisi Pengembang Video Game Inggris

Tencent mengakuisisi pengembang video game Inggris Sumo Group


Kembangkan Perusahaan, Tencent Akuisisi Pengembang Video Game Inggris
Tnecent salah satu perusahaan teknologi terbesar asal China (Industry Observer)

AKURAT.COCO, Tencent mengatakan telah setuju untuk mengakuisisi pengembang video game Inggris Sumo Group seharga £ 919 juta atau sekitar Rp18 Triliun. Raksasa game Cina itu menawarkan 513 pence per saham untuk Sumo, 43% premium dari harga penutupan perusahaan. Saham Sumo yang terdaftar di London meroket lebih dari 40% di tengah berita kesepakatan.

Tencent sudah memiliki 8,75% saham di Sumo, yang sebagian besar diperuntukan untuk mengembangkan game. Portofolio Sumo termasuk Sackboy: A Big Adventure, sebuah judul yang diterbitkan oleh Sony, dan beberapa game balap berdasarkan franchise Sonic the Hedgehog dari Sega.

Sumo, yang didirikan pada tahun 2003, telah mengalami sejumlah pergeseran kepemilikan. Ini diakuisisi oleh perusahaan video game Amerika yang sekarang sudah tidak berfungsi yaitu Foundation 9 Entertainment pada 2008, sebelum dibeli kembali oleh menejemen Sumo pada 2014. Perusahaan tersebut kemudian melambung di London Stock Exchange pada 2017.

“Dalam 18 tahun sejak kami mendirikan Sumo, kami telah mengembangkan lebih banyak game hebat daripada yang pernah kami bayangkan dan menikmati kepercayaan dan dukungan luar biasa dari klien kami, memungkinkan kami untuk tumbuh menjadi bisnis global, memberikan hasil keuangan yang kuat secara konsisten,” kata CEO Sumo, Carl Cavers, mengutip dari CNBC, Selasa (20/7/2021).

Selain itu, Kepala Petugas Strategi Tencent, James Mitchell menjelaskan, bahwa Tencent bermaksud membawa sumber dayanya untuk mempercepat pertumbuhan Sumo baik di Inggris maupun di luar negeri. Menurutnya, ini dilakukan untuk mendukung Sumo di pasar untuk talenta kreatif papan atas, dan Inggris sebagai pusat inovasi game.

“Kami percaya transaksi yang diusulkan menguntungkan semua pemangku kepentingan, dan memberikan nilai menarik bagi pemegang saham Sumo, sekaligus meningkatkan kemampuan Sumo di masa depan," ujar James. 

Akuisisi semua-tunai menandai pengambilalihan terbaru dari perusahaan video game Inggris oleh perusahaan asing. EA baru-baru ini membeli pembuat game balap Inggris Codemasters seharga Rp16,8 Triliun. Sementara, Epic Games mengakuisisi Tonic Games Group, studio di balik Fall Guys, yang menjadi hit besar selama bagian awal pandemi Covid-19.

Selain itu, Tencent yang juga menjadi salah satu penerbit video game terbesar di dunia, telah mengakuisisi saham di beberapa perusahaan game. Perusahaan ini adalah pemilik dari pengembang League of Legends Riot Games dan pembuat game seluler Finlandia, Supercell. Perusahaan itu juga memegang 40% saham di Epic Games, perusahaan di belakang Fortnite.

Tencent juga telah membeli saham yang lebih kecil di sejumlah perusahaan game, termasuk pengembang game indie Prancis Dontnod Entertainment, penerbit game strategi Swedia Paradox Interactive, dan perusahaan Ceko Bohemia Interactive.

“Tencent telah meningkatkan laju investasi dan akuisisinya selama setahun terakhir, karena terlihat memperkuat posisinya dan mendorong ke area pertumbuhan baru bagi perusahaan,” kata analis di Niko Partners, Daniel Ahmad.

Daniel mengungkapkan, bahwa Tencent mengakuisisi Sumo Digital karena pengalamannya yang luas dalam mengembangkan dan mengoperasikan game AAA. Ini termasuk game layanan langsung, yang sebagian besar dikembangkan untuk klien seperti Sony, Microsoft, Sega, dan lainnya.